Swara45 | Tangerang – Pada tahun 2023, Pemerintah Desa mengalokasikan dana desa untuk program ketahanan pangan dan hewani sebesar 20% dari anggaran dana desa. Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 201/PMK.07/2022 tentang Pengelolaan Dana Desa 2023.
Kebijakan ketahanan pangan di desa, merujuk pada upaya pencapaian SDGS Desa utamanya pada terwujudnya Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Infrastruktur dan Inovasi Desa sesuai kebutuhan, Desa Peduli Lingkungan Laut, Desa Peduli Lingkungan Darat, Kemitraan untuk Pembangunan Desa.
Hal ini di manfaatkan betul oleh Desa Sodong Kec Tigaraksa Kabupaten Tangerang Banten, tentang ketahanan pangan nabati dan hewani Saat di temui wartawan Swara45 dikantornya kepala Desa Sodong Doni Bambang P SE.MM. menjelaskan
Desa Sodong berkonsep Desa Emas hal ini di tandai dengan sebuah tugu emas di depan desa sodong,sebuah konsep peradaban sebuah Desa yang enterpreneur,mandiri Aman dan sejahtera sekaligus berdapak bagi pembangunan yaitu membangun Indonesia dari Desa, Senin 20/11/2023.
Lebih lanjut Doni mengatakan untuk menuju Desa Emas, Desa Sodong Mempunyai lima gerakan yaitu gerakan Bina krakter, gerakan Bina saudara, gerakan Bina sinergi, gerakan Bina dana dan gerakan Bina produk unggulan.satu Desa melahirkan satu produk unggulan dengan konsep Eduwisata Agribisnis Desa emas Sodong.
Dengan memanfaatkankan lahan kosong yang digarap turun temurun oleh petani dengan membentuk satu Gapoktan atau gabungan kelompok tani dengan tanah garapan kurang lebih dua haktare dengan mengutamakan tanaman multikultur seperti cabe ,terong atau sayur mayur lain nya.
Kedepan dengan milihat PH tanah di Desa Sodong Gapoktan akan mimilh tanaman Rambutan Parakan sebagi tanaman unggulan jangka panjang dan sebagi penghasilan tahunan juga bagi para petani dan tentu saja di dukung dengan penghasilan Mingguan dan bulanan dari tanaman sayur sayuran.
Dan untuk promosi pemasaran Gapoktan akan menggandeng komunitas komunitas yang ada di kecamatan Tigaraksa seperti komunitas odong odong, komunitas sepeda dan komunitas lainya yang bisa mendongkrak pemasaran dari tanaman unggulan dari Gapoktan.
Untuk hewan ketahan pangan Desa Sodong memilih kambing sebagi peliharaan unggulan dan nanti nya kotor dari kambing ini akan di jadi kan pupuk untuk pemeliharaan tanaman sayuran yang ada di pengelolaan Gapoktan yang ada di Desa emas Sodong.
“Hewani Desa sodong memilih kambing sebagi ketahanan pangan,yang di kelola oleh kelompok kelompok,ada tiga kelompok di Desa Sodong setiap kelompok mengola 10 ekor kambing, nantinya kotor kambing ini di manfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman sayuran yang ada di pengolalan Gapoktan Desa Sodong emas ” tutup Doni.
(Dedi)

