Berita

Keributan Berulang di THM Sopo Sanggar Tigaraksa Disorot, Pengawasan Dipertanyakan Meski Dekat Polresta Tangerang

×

Keributan Berulang di THM Sopo Sanggar Tigaraksa Disorot, Pengawasan Dipertanyakan Meski Dekat Polresta Tangerang

Sebarkan artikel ini

SWara45 | Tangerang – Insiden kekerasan kembali terjadi di tempat hiburan malam (THM) Sopo Sanggar, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu (2/5/2026). Peristiwa ini menambah catatan kejadian serupa yang disebut warga kerap berulang di lokasi tersebut.

Dalam kejadian terbaru, seorang pria menjadi korban dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang hingga mengalami luka serius. Rekaman video yang beredar di masyarakat memperlihatkan korban dipukuli secara bersama-sama hingga terjatuh dan tidak berdaya. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun kondisi terbaru korban dari pihak berwenang.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Sejumlah warga menyatakan bahwa insiden keributan di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Mereka mengaku resah karena aktivitas tempat hiburan malam tersebut dinilai kerap memicu gangguan ketertiban.

“Sudah beberapa kali terjadi keributan di sana. Kami berharap ada penanganan yang lebih serius,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, Senin 04/05/2026.

Lokasi THM tersebut diketahui berada tidak jauh dari pusat pemerintahan Kabupaten Tangerang dan relatif dekat dengan Markas Polresta Tangerang. Kondisi ini memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengawasan dan penegakan ketertiban di kawasan tersebut.

Selain aspek keamanan, sejumlah pihak juga menyoroti dugaan aspek perizinan usaha. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, tempat tersebut diduga belum memenuhi sejumlah ketentuan terkait operasional usaha hiburan malam, termasuk izin penjualan minuman beralkohol sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah Kabupaten Tangerang Nomor 9 Tahun 2008 dan Peraturan Bupati Nomor 14 Tahun 2016. Namun demikian, informasi ini masih memerlukan klarifikasi dari instansi terkait.

Warga juga mempertanyakan kesesuaian bangunan dengan ketentuan perizinan, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Dugaan ini juga belum dapat dipastikan dan diharapkan dapat ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Di tengah berkembangnya informasi di masyarakat, muncul pula berbagai spekulasi yang mengaitkan kepemilikan atau pengelolaan tempat tersebut dengan pihak tertentu. Terkait hal ini, belum terdapat konfirmasi resmi sehingga diperlukan pendalaman dan verifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Sejumlah pemerhati sosial menilai, kondisi berulangnya keributan di lokasi yang sama perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Mereka mendorong adanya langkah evaluasi menyeluruh, baik dari sisi pengawasan, perizinan, maupun penegakan aturan.

“Kami berharap ada penanganan yang objektif dan transparan agar masyarakat mendapatkan rasa aman,” ujar salah satu pemerhati sosial.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola THM Sopo Sanggar maupun aparat kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait insiden pengeroyokan maupun berbagai informasi yang berkembang di masyarakat. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Masyarakat berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta adanya langkah konkret dari pihak berwenang guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. . (DEDI)

Berikan Komentar