BeritaRagam

Kereta Api Rangkasbitung–Tanah Abang, Jalur Komuter yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Di Banten

×

Kereta Api Rangkasbitung–Tanah Abang, Jalur Komuter yang Jadi Kebanggaan Masyarakat Di Banten

Sebarkan artikel ini
Foto Kereta Api Rangkasbitung–Tanah Abang Doc Wikipedia
Foto Kereta Api Rangkasbitung–Tanah Abang Doc Wikipedia

Jalur kereta api Rangkasbitung–Tanah Abang kini menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat Banten, Beroperasi sebagai bagian dari KRL Commuter Line Jabodetabek, lintasan ini berperan penting dalam menunjang mobilitas harian warga menuju pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan di Jakarta.

Perkembangan signifikan jalur ini dimulai ketika layanan KRL resmi diperpanjang hingga Stasiun Rangkasbitung pada 1 April 2017. Perpanjangan tersebut mengakhiri ketergantungan masyarakat pada kereta diesel dan transportasi darat yang waktu tempuhnya relatif lebih lama. Sejak saat itu, Rangkasbitung terhubung langsung dengan jaringan komuter terbesar di Indonesia.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Upaya peningkatan kapasitas terus dilakukan. Pada 2018, pemerintah menyelesaikan proyek jalur ganda (double track) Maja–Rangkasbitung yang memungkinkan penambahan frekuensi perjalanan. Modernisasi juga menyasar fasilitas stasiun, termasuk pembangunan gedung baru Stasiun Rangkasbitung dengan kapasitas pelayanan yang jauh lebih besar dan sistem operasional yang lebih tertata.

Dari sisi data, volume penumpang KRL lintas Tanah Abang–Rangkasbitung menunjukkan tren pertumbuhan. Setelah sempat menurun akibat pandemi, jumlah pengguna kembali meningkat pada 2023–2024 hingga menembus puluhan juta penumpang per tahun. Rata-rata, belasan ribu penumpang tercatat naik dan turun setiap hari di Stasiun Rangkasbitung, menjadikannya salah satu stasiun penting di wilayah barat jaringan KRL.

Keberadaan jalur ini berdampak langsung terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Akses menuju Jakarta menjadi lebih cepat dan terjangkau, membuka peluang kerja yang lebih luas. Aktivitas ekonomi di sekitar stasiun pun tumbuh seiring meningkatnya arus penumpang.

Kini, jalur Rangkasbitung–Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga menjadi simbol kemajuan dan kebanggaan transportasi publik Banten.

Berikan Komentar