Berita

Kecamatan Jambe Di Duga Membiarkan Pembangunan Hotmix Di Desa Tipar Raya Tidak Berkualitas

×

Kecamatan Jambe Di Duga Membiarkan Pembangunan Hotmix Di Desa Tipar Raya Tidak Berkualitas

Sebarkan artikel ini
pembangunan Hotmix di desa tipar raya kecamatan jambe (13/03/2023)
pembangunan Hotmix di desa tipar raya kecamatan jambe (13/03/2023)

sWara45 | Tangerang – Pemeliharaan Jalan Hotmix Lingkungan RW. 005 Desa Tipar Raya Kec Jambe Desa. Tipar Raya Kec. Jambe diduga tidak berkualitas, pasalnya belum lama selesai sudah mulai terlihat retak-retak, senin (13/03/2023).

Fudoli, Kasie Ekbang Kecamatan Jambe ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, Nanti saya konfirmasi dulu sama pihak pelaksananya, karena masih pemeliharaan, tuturnya.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Anthoni ketua Barisan Aktivis Dan Advokasi Keluarga Banten (BADAK BANTEN PERJUANGAN) Kabupaten Tangerang mengatakan, pembangunan/pemeliharaan Hotmix di desa tipar raya diduga tidak berkualitas, pasalnya belum lama dikerjakan sudah terlihat ada yang retak.

Apalagi tidak terlihat papan anggaran dilokasi, entah dimana pengawasan dari pihak kecamatan Jambe sebagai PPTK sehingga pembangunan seperti ini bisa dapat dibiarkan , ungkap Anthoni.

Kalaupun itu jalan dilalui oleh mobil, seharusnya pembangunan ini sudah direncanakan dengan matang agar bisa bertahan lama, tapi ternyata pembangunan hotmix ini diduga asal jadi, ucap Anthoni.

Ini bisa merugikan masyarakat sebagai penerima manfaat, pembangunan ini adalah aspirasi masyarakat, apalagi jika pekerjaan ini bernilai sampai Rp 100juta, jelas menurut kami pekerjaan ini diduga tidak sesuai dengan anggaran karena dilihat dari fisik bangunan jalan hotmix ini, ucap Anthoni, yang juga pemilik perusahaan media.

Kami akan berkirim surat ke Inspektorat dan juga bupati tangerang yang belum lama ini meraih penghargaan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Award Kategori Informatif Tahun 2022. Penganugerahan dari Badan Publik Komisi Informasi Provinsi Banten, tetapi diduga tidak diikuti oleh jajaran dibawahnya, tukas Anthoni. (Dedi/ojay)

Berikan Komentar