Video

Kali Sandang Diduga tercemar Limbah Industri, RJN Bekasi Raya Minta PemKab Usut Sampai Tuntas

×

Kali Sandang Diduga tercemar Limbah Industri, RJN Bekasi Raya Minta PemKab Usut Sampai Tuntas

Sebarkan artikel ini

Bekasi | sWara45 – Maraknya pemberitaan di media cetak, online, dan Elektronik beberapa hari lalu, dimana pada pemberitaan beberapa hari lalu di katakan bahwa Kali Sandang berwarna merah hal itu di duga kali Sandang tercemar limbah indrustri

Saat di minta tanggapan Eman Suleman selaku Plt Kadis LH Kab Bekasi via WA, pasti nya kami dlh tidak tinggal diam, masih menunggu laporan hasil penelitian secara rinci dari Bidang Gakum. Jawab nya

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Terpisah, saat di minta tanggapan nya Dani Ramdan Pj Bupati Bekasi via WA (28/5) prihal kali sandang berwarna merah di duga tercemar limbah industri, ” untuk kali sandang akan segera di cek kelapangan ” jawabnya

Hisar Pardomuan Ketua Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya kepada awak media mengatakan, marak nya pemberitaan kali sandang berwarna merah yang di duga tercemar limbah industri oleh rekan – rekan media cetak, online, dan elektronik beberapa hari lalu menandakan lemah nya pengawasan atau monitoring Bidang Penegak Hukum Dinas Lingkungan Hidup Kab Bekasi, ucap nya

Masih lanjut Hisar, kejadian ini hanya beberapa hari setelah Dani Ramdan dilantik menjadi Pejabat Bupati Bekasi, menurut hemat saya kejadian ada dua opsi, dimana opsi pertama dengan kejadian kali sandang berwarna merah dampak dari limbah industri yang sengaja di buang oleh oknum perusahaan nakal sebagai bentuk penolakan halus yang mana saat ini Pejabat Bupati Bekasi di emban oleh Dani Ramdan, atau opsi kedua nya dengan kejadian ini Dani Ramdan selaku Pj Bupati Bekasi sedang di uji ketegasan serta keserius nya memimpin Kabupaten Bekasi untuk lebih baik lagi. Ujar nya

Saya selaku Ketua Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya meminta kepada Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan agar mengusut tuntas pencemaran ini, hal ini agar menjadi efek jera kepada perusahaan nakal yang demi keuntungan perusahaan nya mereka dengan seenak nya membuang limbah industri nya tanpa memikirkan dampak ekosistem kehidupan di dalam dan sepanjang kali sandang.

Kami Ruang Jurnalis Nusantara (RJN) Bekasi Raya dimana ada kurang lebih 34 media yang tergabung akan mengawal temuan atau kasus ini sampai tuntas atau selesai, Tegasnya.
( Red )

Berikan Komentar