Berita

Kadisdukcapil Kota Bekasi Klarifikasi soal Keributan di Loket Pelayanan

×

Kadisdukcapil Kota Bekasi Klarifikasi soal Keributan di Loket Pelayanan

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Bekasi – Beredar sebuah video beberapa petugas keamanan tampak terlihat berusaha melerai perkelahian dua perempuan, yang salah satunya sedang menjambak rambut lawannya.

Berdasarkan Informasi yang awak media terima, ke-dua sosok wanita yang sedang berkelahi itu adalah seorang warga dengan salah seorang staf pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Pertengkaran yang berujung pada perkelahian tersebut terjadi saat penyelenggaraan pelayanan “Patriot Mantap” yang tutup sampai pukul 22.00 WIB di Kantor Disdukcapil Kota Bekasi, Jum’at (10/11/2023) malam.

Dalam video yang berdurasi 19 detik ini, jelas terdengar teriakan kepada lawannya untuk meminta maaf karena telah mengatakan stress kepada dirinya.

“Minta maaf dulu, dia ngatain gua stress, ini bukan rambut, I know. minta maaf dulu,” teriaknya.

Meskipun pihak keamanan terus mencoba memisahkan keduanya, namun tidak digubris oleh warga yang tampak terlihat begitu kesal terhadap staf pelayanan Disdukcapil tersebut.

Belakangan diketahui bahwa staf pelayanan Disdukcapil itu merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) beinisial Y.

Menanggapi hal video tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Kota Bekasi, Taufik pun memberikan klarifikasi sekaligus agar tidak dijadikan berita sepihak yang tidak berkorelasi dengan kondisi yang sebenarnya.

“Kita sudah proses dengan Penyidik PPNS Disdukcapil dan sudah kami laporkan sesuai kronologis ke pihak berwajib. Ada alur sebelum dan sesudah video itu,” jelas Taufik, Selasa (14/11/2023) sore.

“Karena kami sudah klarifikasi dengan seluruh petugas yang melaksanakan tugas malam itu lengkap dengan BA Klarifikasi. Jadi tidak perlu dijadikan berita sepihak yang tidak berkorelasi dengan kondisi yang sebenarnya,” tegas Taufik memungkasi. ( Hisar / RJN )

Berikan Komentar