SWARA45.COM-Seharusnya Kepala Desa dan sekretaris desa adalah posisi yang cukup tinggi dalam jajaran pemerintahan dan terjalin sinkronisasi.
Namun ini malah sebaliknya, saat di konfirmasi terkait realisasi kegiatan anggaran dana desa yang bersumber dari tahun anggaran 2022, terkesan berbeda dalam keterangan yang di sampaikan kepada media.
Seperti di ungkapkan Sekdes Cigoong Utara,Kecamatan Cikulur,Deden,untuk kegiatan ketahanan pangan untuk alat produksi pertanian yaitu pembelanjaan mesin Genset sebanyak lima unit dengan harga masing-masing senilai Rp.2 juta.
“Untuk pembelanjaan mesin genset itu harga per unit 2juta sebanyak 5unit”kata Deden.
Selain itu Lanjut Deden, kegiatan Bantuan Provinsi senilai 15 juta dibelanjakan alat kantor dan program stunting.
“Yang 10 juta pmbelian laptop dan 5juta itu belanja telor, dan susu,dan untuk angg at an covid silahkan konfirmasi ke kades”ujar sekdes lagi.
Sementara hal itu berbeda dengan keterangan yang di sampaikan oleh kepala desa,yang terkesan tidak adanya singkronisasi.
Menurut Kepala Desa Cigoong Utara Habibi, untuk anggaran Genset sebesar 22 juta sebanyak 5 unit genset.
“Harga per unit masing-masing Rp.4200.000 rupiah total anggaran 22 juta” kata Habibi
Masih kata Habibi, untuk kegiatan Bantuan dari provinsi yaitu untuk kepemudaan karang taruna alat perkantoran laptop.
“Kita belum bisa jawab yang lainnya,tapi yang jelas anggaran sudah terserap ujar Habibi.
Lanjut Habibi,kegiatan penanggulangan bencana darurat dalam hal ini covid 19 dianggarkan untuk alkes covid dan honor petugas satgas sebanyak 20 orang dengan masing-masing honorarium 150 ribu per orang selama satu tahun.
“Kegiatan covid belanja alkes dan honor 20 orang x 150×12, untuk
Anggaran satu tahun lupa “kata Habibi belum lama ini.
Lebih rinci habibi menjelaskan, dalam kegiatan ketahanan pangan selain pembelian genset kegiatan lainnya sudah di laksanakan seperti,untuk irigasi sebanyak 2 titik nilai anggaran 100 juta,pengeboran pesawahan sebanyak 5 titik ,perikanan 20 juta,ternak bebek petelor ,dan pembelian traktor jenis capung 113 juta sebanyak 6 unit.
“Anggaran pengeboran d am pembelanjaan alkes kita lupa harus dilihat datanya,dari total 8persen untuk anggaran covid ada yang kita alihkan untuk SAB sebanyak 4 titik dan untuk tahun 2022 ada silpa diangka 30 lebih “pungkasnya. (1K)

