Berita

Juru Bicara AG Akan Tempuh Jalur Hukum Soal Tuduhan Dugaan Pencabulan

×

Juru Bicara AG Akan Tempuh Jalur Hukum Soal Tuduhan Dugaan Pencabulan

Sebarkan artikel ini
SWARA45.COM-Juru bicara keluarga besar Ag , Eli Sahroni akan segera melakukan langkah gugatan hukum  dengan membuat laporan  kepolisian terkait tuduhan dugaan pencabulan kepada Ag.
Hal itu di sampaikan lantaran dalam kasus yang di tuduhkan kepada Ag tidak mendasar,dan tidak memiliki dasar hukum yang kuat dan sama halnya pencemaran nama baik atau pembunuhan karakter dengan tujuan yang sifatnya politis.” Apa yang mereka tuduhkan itu tidak benar dan itu hasil rekaya. ada motif tertentu,makanya kami dari keluarga akan segera melaporkannya baik ke polres lebak ataupun polda banten”kata Eli Sahroni atau yang biasa di sebut si sanekala.

Ketua Umum Badak Banten Perjuangan itu menilai, peristiwa yang menimpa Ag ialah hanya sebuah rekayasa ,sebab  hasil penelusuran dan investigasi tidak terbukti adanya pencabulan yang dilakukan Ag terhadap korban.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Yang kita laporkan yaitu pelaku pembuat dan penyebar video rekayasa,  dan yang kedua yaitu  kepala sekolah” ujarnya.

Ia menjelaskan, gugatan hukum yang akan di laporkan ke pihak kepolisian yaitu , pencemaran nama baik dan  penyebaran video rekayasa di medsos.

“Laporan yang akan kita sampaikan yakni UU ITE nomor 11 tahun 2008 ,pasal 27 ayat 1 ancaman penjara enam tahun  “ungkapnya.

Lanjut Eli, selain itu pihaknya juga akan melakukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) terkait kepala sekolah yang telah menonaktifkan sodara Ag. karena dalam hal ini kepala sekolah diduga telah melakukan penyalah gunaan wewenang dengan mengeluarkan surat dengan secara tidak langsung penonaktifan mengajar.

“Dasar hukumnya apa sehingga berani menonaktifkan sodara Ag,terkecuali Ag terbukti bersalah.Surat tersebut akan kami jadikan syarat bukti administrtif ke PTUN,dalam waktu dekat kami akan segera laporan”tandasnya.

Sebelumnya , Ag membantah dengan peristiwa itu,lantaran ia mengaku tidak pernah melakukan hal sekeji itu terhadap anak didiknya.

Bahkan kata Ag dirinya siap untuk di pertemukan dengan anak tersebut,karena setelah adanya isu yang beredar  keluarganya menjadi shok.

Ag juga mengaku kaget ketika mendengar ada pemberitaan itu, karena dirinya tidak tahu apa-apa dengan tiba-muncul dalam pemberitaan. (1K)

 

 

 

Berikan Komentar