Berita

Jalan Poros Desa Ditingkatkan, MTQ Jadi Sarana Pembinaan Akhlak Generasi Muda di Anggalan

×

Jalan Poros Desa Ditingkatkan, MTQ Jadi Sarana Pembinaan Akhlak Generasi Muda di Anggalan

Sebarkan artikel ini

Swara45 | Lebak – Pembangunan infrastruktur dan pembinaan sumber daya manusia menjadi dua fokus utama dalam upaya mendorong kemajuan Desa Anggalan, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peningkatan jalan poros desa serta penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat desa.

Perbaikan jalan poros desa dinilai sangat strategis, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik diharapkan mampu mempermudah mobilisasi hasil pertanian menuju pasar, seperti Pasar Cikulur dan Rangkasbitung, sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Di sisi lain, penyelenggaraan MTQ tidak hanya dipandang sebagai ajang perlombaan seni baca Al-Qur’an, tetapi juga sebagai sarana pembinaan moral dan spiritual masyarakat, khususnya generasi muda. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter masyarakat desa yang religius dan berakhlak.

Tokoh masyarakat Anggalan, Iik Apandi, menyampaikan bahwa MTQ merupakan wadah untuk menjaring potensi terbaik di bidang keagamaan, seperti qari dan qariah serta hafizh dan hafizhah, yang nantinya dapat mewakili desa ke tingkat yang lebih tinggi.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menemukan bakat-bakat terbaik di bidang tilawah dan tahfidz, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an serta membentengi mereka dari pengaruh negatif,” ujar Iik Apandi dalam keterangannya, Rabu (29/04/2026).

Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pembangunan infrastruktur dan pembinaan mental spiritual akan memberikan dampak positif bagi kemajuan desa.

“Ketika jalan desa sudah baik dan generasi mudanya memiliki akhlak yang kuat, maka nilai sosial dan ekonomi masyarakat akan ikut terangkat,” tambahnya.

Sementara itu, Eli Sahroni menyampaikan optimisme terhadap masa depan Desa Anggalan. Ia menilai, perubahan signifikan dapat terwujud apabila kepemimpinan desa didukung oleh kapasitas, jaringan, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat.

“Iik Apandi memiliki rekam jejak yang baik dan telah melalui proses pembinaan kepemimpinan. Saya yakin, dengan integritas dan loyalitasnya kepada masyarakat, Desa Anggalan akan berkembang menjadi lebih maju,” ujar Eli Sahroni, yang akrab disapa King Badak.

Dengan kombinasi pembangunan fisik dan penguatan nilai-nilai keagamaan, Desa Anggalan diharapkan mampu menciptakan masyarakat yang sejahtera, religius, serta berdaya saing di masa mendatang. (DEDI)

Berikan Komentar