Swara45.com-Akibat aktivitas galian tanah di Kampung Babakan, Desa Banjarsari, Kecamatan Cileles,Kabupaten Lebak, tepatnya Jalan raya kopi Cileles menuju Pasar Bojong Pandeglang menjadi licin dan berlumpur karena tumpahan material yang dimuat oleh truck penganggkut tanah.
Bahkan Tak jarang dalam kondisi tersebut, banyak warga pengendara motor terpeleset yang terjatuh saat melintasi di sepanjang ratusan meter jalan itu.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Badak Banten Perjuangan Eli Sahroni mengutuk keras bagi pengusaha galian.lantaran adanya pelanggaran terhadap Ketertiban umum ,keselamatan berlalulintas dan Kesehatan (K3) di jalan umum.
“Saya meminta kepada Satpol PP Kabupaten Lebak dan Provinsi agar segera bertindak dan menutup galian tersebut,dan Jika satpol PP tidak bisa bertindak maka asumsi publik bawa itu adanya dugaan sebuah kongkalikong kerjasama terselubung”ujar Eli kepada wartawan.Selasa (22/6/2021).
Dikatakan Eli lagi,dirinya tidak menghalangi bagi pengusaha siapapun yang berbisnis,tetapi dalam hal ini harus mematuhi segala aturan dan tidak merugikan banyak orang.
“Silahkan berbisnis karena hak individu seseorang, tapi jangan merugikan orang banyak dan masyarakat umum”, imbuh Eli Sahroni.
Sementara itu, diketahui warga sekitar mengeluh dengan kondisi tersebut. apalagi musim penghujan namun masyarakat tidak berani bicara bukan berarti tidak berani untuk bergerak tetapi masih menghargai jika pihak pemilik galian bekerja dengan baik dan mementingkan ketertiban umum dan keselamatan masyarakat.(1K/7MR)

