BEKASI | Hari ini 13 Maret 2024 Angkatan Mahasiswa Bekasi melakukan unjuk rasa di depan Pemerintahan Kota Bekasi terkait Isu Mutasi Rotasi Jabatan di Lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dinilai membuat resah serta membuat gaduh.
“Seharusnya PJ tidak membuat kebijakan yang gaduh, yang sudah ada dijalankan saja.
Saya berharap tidak lagi membuat situasi yang menegangkan atau membuat mereka para pejabat tersebut menjadi kurang nyaman”,
“Ga ada urgensinya kami semua turun, kami hanya ingin mempertanyakan kebijakannya yang dikeluarkan oleh Pj Walikota Bekasi, ini jangan jadi kesan cawe cawe.
Sudahlah kerja saja lakukan maksimal, jangan mentang- mentang punya kekuasaan bisa bertindak seenaknya saja”. ucap Salam
Disisa waktu jabatan PJ yang hanya 9 bulan, akan banyak kendala bagi para pejabat dalam menyesuaikan diri dengan Wali Kota Terpilih nantinya.
“Jangan karena hasutan segelintir oknum nanti kebijakan PJ akan mendapat pertentangan dari banyak pihak.
Imbasnya masyarakat yang akan jadi korban. Mari kita buat Bekasi aman dan damai di tengah pelaksanaan penghitungan suara Pemilu 2024″Ucap jenlap salam.
Teatrikal yang dilakukan memaknai bahwa sang dewa kekuasaan yang disembah oleh para pengikutnya dengan tujuan untuk meminta kekuasaan. peristiwa ini layaknya Pj Walikota Bekasi yang bisa memberikan kekuasaan kepada siapapun oknum yang ditunjuknya, ujar Salam.
“Karna tidak ada perwakilan dari pihak pemerintah kota bekasi, maka kami akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih besar dan ini bukanlah akhir ini adalah awal dari perjuangan kami”Tutup Salam. (RR)

