Berita

Ironis, Rumah Hampir Ambruk, Santinah Warga Desa Cikande Belum Mendapatkan Bantuan Program Bedah Rumah

×

Ironis, Rumah Hampir Ambruk, Santinah Warga Desa Cikande Belum Mendapatkan Bantuan Program Bedah Rumah

Sebarkan artikel ini

Swara 45, Tangerang – Warga Kampung Sarongge RT/RW 18/09 Desa Cikande Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang yakni Santinah sudah sejak lama mengharapkan rumah layak huni, akan tetapi sampai saat ini belum juga terlaksana karena terbentur ekonomi.

Diketahui Santinah ini adalah seorang janda sudah lanjut usia yang setiap harinya mencari nafkah sebagai pemulung barang – barang bekas.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Uut selaku cucu dari Santinah itu mengatakan, rumah neneknya sudah pada doyong atau hampir ambruk. Siang ditempati kalau malam dikosongkan.

“Ini rumah nenek saya sudah tidak layak huni kalau siang di tempatin kalau malam dikosongkan dikarenakan rumahnya sudah pada doyong pak”,katanya.

Uut mengungkapkan, rumah neneknya sering sekali diphoto dan diminta data oleh pihak desa tersebut, untuk diajukan bedah rumah akan tetapi hingga saat ini belum juga dibedah.

“Dan waktu itu juga, sudah banyak yang datang dan di photoin rumahnya, katanya mau di ajuin untuk bedah rumah namun sampai saat ini belum dibangun juga. Adapun orang dari pihak desa sudah ada yang datang minta data namun belum juga dibedah rumahnya “, ungkapnya.

Uut berharap, Santinah segera mendapatkan bantuan program bedah rumah dari pemerintah agar rumahnya bisa kembali ditempati seperti biasa.

“Untuk itu saya berharap kepada pihak pemeritah Kecamatan Jayanti agar rumah nenek saya ini segera di perbaiki supaya rumah tersebut bisa digunakan lagi seperti biasanya”, harapnya.

Sementara itu, salah satu aktivis di wilayah Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Endang David menambahkan, rumah Santinah ini termasuk rumah tidak layak huni dan perlu mendapatkan bantuan dari program bedah rumah ataupun dari anggaran ADD (Anggaran Dana Desa).

“Sudah berapa orang yang datang kerumahnya hanya diphoto dan diphoto saja. Sampai saat ini tidak ada realisasinya. Saya berharap kepada pihak pemerintah desa Cikannde dan Pemerintah Kecamatan Jayanti untuk segera membedah rumah ibu Santinah, baik itu memakai ADD (Anggaran Dana Desa) ataupun anggaran dari program bedah rumah, agar rumah ibu Santinah ini bisa digunakan lagi atau layak huni”, jelasnya. (Jas)

Berikan Komentar