Imigrasi Kanwilkumham Jabar Bongkar Praktik Pengantin Simpanan oleh WNA - Swara45.Com    

Home / Bandung

Kamis, 3 Oktober 2019 - 00:15 WIB

Imigrasi Kanwilkumham Jabar Bongkar Praktik Pengantin Simpanan oleh WNA

Imigrasi Kanwilkumham Jabar Bongkar Praktik Pengantin Simpanan oleh WNA

Imigrasi Kanwilkumham Jabar Bongkar Praktik Pengantin Simpanan oleh WNA

Cimahi, Suara45 – Kasus ‘Pengantin Pesanan’ yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bernama Shao Dongdong dibongkar Tim Pengawas Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung.

Shao Dongdong yang berperan mencari wanita asal Indonesia ditangkap di sekitar Kelurahan Cibeber Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi belum lama ini.

Tim dari Tim Pengawas Orang Asing Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung, Divisi Keimigrasian Kanwilkumham Jawa Jawa Barat dan BAIS TNI melukan penyelidikan.

Kepala Divisi Imigrasi Kanwilkumham Jawa Barat, Ari Budijanto mengungkapkan, tersangka telah melakukan praktik ‘pengantin pesanan’ yaitu pernikahan dengan proses yang tidak sah menurut hukum. Dimana didalamnya mengandung unsur penyelundupan manusia.

”Kalau nikah resmi gak ada masalah, tapi dari hasil penyelidikan melaksanakannya tidak benar.

Pernikahannya tidak sesuai dengan prosedur dengan maksud dan tujuan untuk mendapatkan visa masuk ke negara Tiongkok,” terang Ari dalam keterangannya pada Wartawan di Kejari Cimahi, Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi, Selasa (1/10).

Baca Juga..!!  SPC Gelar Urban Pest Control Traning Series Solusi Pest Control

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap Shao Dongdong dan para saksi, tersangka diketahui sudah beberapa kali datang ke Indonesia yang kemudian menikah dengan perempuan pribumi tapi tanpa melalui prosedur yang sesuai.

Namun, dari pernikahan ilegalnya itu tersangka ternyata mulai membangun rantai bisnis penyelundupan manusia berkedok ‘pengantin pesanan’ Shao Dongdong memanfaatkan istri pribuminya untuk mencari korban baru.

Tersangka datang ke Indonesia tak hanya sendiri, melainkan membawa temannya dari Tiongkok dengan tujuan dinikahkan secara ilegal dengan perempuan Indonesia.

”Melalui istrinya, dia (tersangka) mencari wanita yang mau dikawinkan dengan warga RRT dan dibawa ke RRT,” jelas Ari.

Modus yang digunakan tersangka adalah iming-iming akan mendapat keuntungan besar. Sasarannya adalah warga yang memiliki perekonomian yang dianggap kurang mampu sehingga mudah untuk dibohongi.

”Korbannya yang diketahui baru ada dua. Tapi kasus ini akan terus dikembangkan,” ucapnya.

Baca Juga..!!  Di Duga Tidak Sesuai SPEK Dan Kualitas, Bupati KBB Bongkar Jalan Cipatat

Iming-iming yang digemborkan tersangka adalah dengan uang Rp 35 juta. Sementara keuntungan yang didapat tersangka hingga Rp 110 juta dari paket ‘pengantin pesanan’.

”Dijanjikan Rp 35 juta tapi baru dibayarkan Rp 10 juta,” terangnya.

Namun, setelah berhasil menikahkan korban secara ilegal, lanjut Ari, bukannya perlakuan romantis dan uang yang didapat korban, tapi malah mendapatkan perlakuan tidak pantas. Korban diduga diperdagangkan di RRT.

Atas perbuatannya, tersangka diduga kuat melanggar Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Tersangka akan ditahan selama 12 hari ke depan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

”Akan kita selidiki, ada tiga orang lagi sedang kami selidiki,” tandasnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi (Kejari) Cimahi Harjo menyatakan, berkas kasus penyelundupan wanita dari Indonesia dengan tersangka Shao Dongdong sudah lengkap (P21).

”Berkas dinyatakan sudah P21 oleh Kejari Cimahi,” ucap nya.(Rudi)

Share :

Baca Juga

Bandung

PPDB SMA/SMK Tahap 2 Di Jabar di Umumkan Hari Ini
Modus Hunting,Tiga Pelaku Curanmor di Bekuk Polsekta Ciwidey

Bandung

Modus Hunting,Tiga Pelaku Curanmor di Bekuk Polsekta Ciwidey

Bandung

Pemohon SIM Satpas Polrestabes Bandung Di Minta Patuhi Protokol Kesehatan
Traffic Light Perempatan Soetta di Keluhkan Pengendara

Bandung

Traffic Light Perempatan Soetta di Keluhkan Pengendara
PLPK Jabar Minta Polda Jabar Usut Tuntas Oknum Penyuplai Kosmetik Kadaluarsa

Bandung

PLPK Jabar Minta Polda Jabar Usut Tuntas Oknum Penyuplai Kosmetik Kadaluarsa

Bandung

Kota Bandung Menjadi Percontohan Birokrasi Bebas Pungli
Foto : (dok/Diskar PB Kota Bandung)

Bandung

Gudang Kapas Milik PT Grand Textile Industry Kota Bandung di Lalap Si Jago Merah
Tabrak Pohon Di Pasir Luyu, Warga Asal Tegal Tewas Di Tempat

Bandung

Tabrak Pohon Di Pasir Luyu, Warga Asal Tegal Tewas Di Tempat