Berita

Heboh, Debt Collector Intimidasi dan Ancam Wartawan

×

Heboh, Debt Collector Intimidasi dan Ancam Wartawan

Sebarkan artikel ini

Bekasi | sWara 45 – Beredar video sekelompok orang yang diduga debt collector yang mengaku dari sebuah perusahaan finance,terlibat kericuhan dengan beberapa Wartawan pokja Polres Metro Bekasi,di dekat perempatan lampu merah arah Polres Metro Bekasi.Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.Selasa siang ( 06/12/2022 ).

Para Wartawan sempat mendapatkan perlakuan kasar dari kelompok debt collector ketika sedang mengambil gambar para mata elang yang hendak mengambil paksa kendaraan roda empat yang diduga bermasalah.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Mereka sempat mendorong dan berusaha merampas hand phone saya, dan kita tidak terima di bilang Wartawan bodrek, kami wartawan Pokja polres, adalah wartawan yang mempunyai legalitas yang sah ” ujar Heru.

Heru bersama enam rekan Media lainnya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Metro Bekasi, Yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian.

Laporan teregister dengan nomer LP/B/3170/XII/2022/SPKT/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA, atas nama Heru Irawan dan Eka Jaya Saputra.

Eka Jaya, Salah satu Wartawan yang pelapor juga menjadi korban menambahkan, Kelompok penagih utang itu dilaporkan atas dugaan tindakan pidana intimidasi dan penghalangan liputan sebuah peristiwa yang bermula saat dirinya dan rekan – rekan Wartawan lain sedang meliput sebuah kejadian.

Eka mengaku, Kelompok penagih utang itu berusaha merampas peralatan liputan bahkan sempat memukul lehernya menggunakan telepon genggam dan mengancam menggunakan senjata tajam.

“Pelaku berjumlah kurang lebih 20 orang, Lalu beberapa saat kemudian datang petugas Kepolisian yang membubarkan keributan, Sedangkan pelaku langsung membubarkan diri”, Ucapnya.

“Kami sempat beberapa kali mengambil gambar serta video yang sudah kami serahkan kepada pihak berwajib sebagai barang bukti atas kejadian tersebut, Kami meminta Polisi segera menindak tegas aksi jalanan debt collector ini karena sangat meresahkan sampai kami diancam akan dibunuh, Mengerikan”. Pungkas Eka Jaya.(Yusuf)

Berikan Komentar