sWara45.Com.Ciamis-
Inspektorat Kabupaten Ciamis mengadakan kegiatan dalam rangka Hari Anti Korupsi Sedunia atau Hakordia tahun 2023 dengan menggelar sosialisasi nilai-nilai anti korupsi dengan senam melalui berani jujur di halaman pendopo kabupaten Ciamis, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh elemen inspektorat kabupaten Ciamis dengan di pimpin langsung oleh inspektur. Sabtu 2/12/2023
Inspektur Kabupaten Ciamis Drs Syarief Nurhidayat M.Si melalui Irban Khusus Rd. Saiful Slamet S.Hut CGCAE mengatakan, kegiatan senam berani jujur ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia atau Hakordia tahun 2023 dengan puncak kegiatannya di senayan jakarta pada tanggal 12 Desember nanti.
“Untuk kegiatan puncak di sana akan dihadiri langsung oleh Presiden,” ucapnya.
Epul menambahkan, inspektorat ciamis telah melaksanakan berbagai kegiatan dalam menjalankan program dari KPK, seperti jumat bersepeda kk, inspektorat berpuisi juga telah dilaksanakan beberapa hari yang lalu, dimana setiap perwakilan dari inspektur pembantu membuat sebuah puisi yang berkaitan dengan nilai nilai anti korupsi.
“Semua kegiatan yang telah dilakukan akan dirangkum dan diserahkan kepada KPK sebagai bentuk pelaporan, sejatinya inspektorat ciamis telah melaksanakan dan mengkampanye kan nilai nilai anti korupsi di seluruh lapisan pemerintahan, baik itu pemerintahan desa maupun pemerintah daerah,” paparnya.
“Dengan mengambil kegiatan senam berani jujur ini analoginya dengan bugar jasmani maka semua akan sehat, hati juga akan sehat karena korupsi itu bagaimana dari hati, senam ini diikuti oleh seluruh elemen yang ada di inspektorat ciamis, PKK, kader posyandu yang sudah menjadi binaan inspektorat, DWP bahkan ibu bupati dan wakil bupati juga mengikuti kegiatan senam berani jujur,” jelasnya.
“Dengan semangat senam berani jujur ini membuktikan inspektorat ciamis siap untuk berani jujur dalam setiap tindak tanduk sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku, sehingga berharap untuk tetap menjaga pemerintah Ciamis yang bebas dari korupsi, tidak hanya dari jajaran birokrasi saja, tetapi di awali dari diri pribadi insan inspektorat ciamis sendiri,” pungkasnya.
(Taopik /Lili Romli))

