GP Ansor Halmahera Timur Gelar Orasi Kebangsaan Melawan Radikalisme - Swara45.Com

Home / Halmahera Timur

Jumat, 4 Desember 2020 - 13:38 WIB

GP Ansor Halmahera Timur Gelar Orasi Kebangsaan Melawan Radikalisme

Suara45 | Halmahera Timur- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Gelar Orasi Kebangsaan Melawan Radikalisme yang mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang bertempat di Kota Maba Kabupaten Halmahera Timur Maluku Utara. Jumat (4/12/2020)

Ketua PC Pemuda Ansor Haltim Nanang Suaib, menyampaikan mencermati dinamika sosial kebangsaan ini menjelang pemilukada 9 Desember telah menimbulkan kekerasan masyarakat terkait dengan berkembangnya Isu Radikalisme yang dapat mengancam sosial kehidupan berbangsa dan bernegara.

Nanang bilang, “munculnya para ulama yang menganut paham Radikalisme, telah menuai protes dan penolakan. Sebab jika dibiarkan maka akan menimbulkan pecahnya persatuan ummat beragama yang dapat memicu kedaulatan bangsa,” pintanya.

Akhir-akhir ini dinamika politik kebangsaan diwarnai dengan isu sara dan hoax terkait pemecah belah bangsa terus bergulir, kasus terorisme Sigi di Sulawesi Tengah, beredarnya video-video adjan seruan jihad dan kasus kasus keagamaan lainya. Hal ini merupakan politik identitas yang sengaja dimainkan untuk merongrong dan mengancam keutuhan NKRI, di tambah lagi beredarnya ceramah pemuka agama yang berbaur profokasi dan ujaran kebencian antar umat beragama.

Sementara Ketua PAC Maba Tengah Basri Samad mengecam keras Isu Radikalisme. Gp Ansor Haltim Mendukung sikap tegas TNI dan Polri kepada kelompok atau organisasi yang menebar narasi kebencian sesama anak bangsa, dalam hal ini FPI yang dikendalikan oleh Habib Rizik Sihab.

Basri menambahkan “maka warga Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dari Sowoli hingga sondo-sondo Lolobata hingga Jara-jara menolak keras ke
hadiran FPI dan organisasi atau kelompok sejenisnya yang berpotensi merusak persatuan bangsa,” bebernya.

Gp Ansor Haltim menolak dengan Tegas kelompok yang menyampaikan narasi-narasi dan ujaran kebencian diseluruh Indonesia termasuk di Provinsi Maluku Utara.

Masyarakat Halmahera Timur (Haltim) tidak membutuhkan organisasi ekstrim semacam FPI yang jelas jelasnya mengancam kerukunan, perdamayan dan keselamatan warga kabupaten Halmahera Timur serta mendukung penuh Aparatur negara termasuk  Polri dan TNI untuk menindak secara tegas oknum oknum baik perseorangan, kelompok dan lembaga yang jelas mengancam Pancasila dan Undang- Undang Dasar 1945.

Nanang juga mengajak seluruh elemen Masyarakat Haltim untuk selalu memperkuat nilai-nilai adat istiadat dan Agama dalam sabda leluhur negeri Fagogoru. (Ngaku Rasai, Budi Bahasa, Sopan Re Hormat, Mtait Re Miymoi) sebagai asas dasar gagasan merawat kerukunan antar ummat beragama dalam nafas kemanusiaan sebagai ummat beragama dengan hidup rukun dan damai,” ajaknya.(Ris)

Share :

Baca Juga

Halmahera Timur

FAISAL WAHAB WAKIL KETUA 1 DPRD KAB HALMAHERA TIMUR

Halmahera Timur

Partai Koalisi “Tiva Kemakmuran” Serahkan Laporan Dugaan Pelanggaran Pemilu Haltim Ke Bawaslu

Halmahera Timur

Patroli Cipta Kondisi, Polsek Wasile Selatan Amankan 95 Kantong Plastik Minuman Keras Cap Tikus

Halmahera Timur

Dua Orang Tewas Dalam Kecelakaan Maut Di Lintasan Desa Buli Menuju Desa Mabapura

Halmahera Timur

Jelang NATARU, Polsek Maba Selatan Berhasil Amankan 147 Kantong Plastik Miras Cap Tikus

Halmahera Timur

Kampanye Terakhir Di Kecamatan Maba Utara, Ratusan Simpatisan Dan Pendukung Teriakan Yel Yel “Tiva Kemakmuran”

Halmahera Timur

KAPOLRES HALTIM PIMPIN APEL GELAR PASUKAN OPERASI LILIN TAHUN 2020

Berita

Dana Desa Ratusan Juta Di Pakai Untuk Kepentingan Pribadi, Mantan Kades Di Bui Dua Tahun