BeritaNasional

Gonta-Ganti Aturan PCR, Ketua Projo Tangerang Selatan Serukan Hilangkan Mafia Tes PCR

×

Gonta-Ganti Aturan PCR, Ketua Projo Tangerang Selatan Serukan Hilangkan Mafia Tes PCR

Sebarkan artikel ini

Swara45| Kota Tangerang Selatan

Aturan wajib uji PCR (polymerase chain reaction) bagi penumpang moda transportasi massal yang berubah-ubah semakin mengindikasikan mafia PCR masih bercokol. Kewajiban tes PCR bagi penumpang pesawat yang sudah di vaksin diluar akal kewajaran. Percepatan peningkatan daya tahan imun (herd Immunity-red) yang melibatkan semua komponen masyarakat seakan-akan tak berdampak lebih baik.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Oleh karenanya, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Projo Kota Tangerang Selatan, Muhammad Kurniawan (Iwan) memberikan usulan kepada Presiden Joko Widodo untuk menghilangkan pengaruh mafia PCR di pemerintahan. Aturan wajib uji PCR bagi penumpang moda transportasi massal yang berubah-ubah menandakan bahwa mafia PCR masih bermain.

Foto: Projo Tangsel bergerak maju dalam segala dinamika

Sebagai Ketua DPC Projo Tangerang Selatan, Iwan panggilan akrab menyerukan soal syarat PCR bagi penumpang pesawat:

1. Bersihkan pengaruh Mafia PCR dari Pemerintah NKRI;

2. Mahkamah Konstitusi memutuskan tidak ada yg kebal hukum bagi siapa pun penyelenggara negara yg didapati menyalahgunakan wewenangnya;

3. Kebijakan berubah-ubah telah membuat rakyat bingung.

Iwan mengatakan, “Sebenarnya, kami menginginkan agar pemerintah
melindungi rakyat dari permainan para mafia PCR, sebagaimana Mahkamah Konstitusi telah memutuskan bahwa tidak ada yang kebal hukum bagi siapapun penyelenggara negara yang akhirnya didapati menyalahgunakan wewenang. Disamping itu, supaya pemerintah tidak mengambil kebijakan yang berubah-ubah sehingga rakyat bingung dan terkesan seolah-olah melindungi kepentingan oknum yang memanfaatkan pandemi Covid-19 guna meraih keuntungan semata.”papar Iwan kepada Swara45.com, Senin (1/11/21) malam.

Tambahnya, menurut Iwan, “Kewajiban tes PCR jelas menghambat percepatan ekonomi, karena setiap mobilitas masyarakat dibatasi dengan tes PCR dan Antigen dengan tarif harga. Lagipul mafia PCR menjadikan masyarakat ragu untuk bepergian dalam urusan bisnis atau wisata sesuai protokol kesehatan.”tegasnya.

“Kami pun ( Relawan PROJO) yakin, Presiden Jokowi akan bersama rakyat melawan mafia PCR yang terang-terangan menari di atas penderitaan rakyat di tengah pandemi Covid-19 yang menyerang sejak Maret 2020.”pungkasnya.( red/ard)

Berikan Komentar