SWARA45.COM-Sejumlah warga tergabung dalam Gabungan Organisasi Kemasyarakatan (GOK) Kabupaten Lebak melakukan audiensi mempertanyakan aset berupa hasil bongkaran bangunan bekas pos jaga di area Plaza Lebak Jum’at (27/5/2022).
Dalam audiensi tersebut GOK mempertanyakan aset milik Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak yang dibongkar pada tahun 2018 silam.
Saat itu, Kadisperindag Kabupaten Lebak, Orok Sukmana menjabat sekertaris dinas perindustrian dan perdagangan Kabupaten Lebak.
“Beberapa bekas bongkaran hasil bangunan milik Disperindag yang ada di terminal Mandala, diantaranya, genteng, rangka baja, dan sisa hasil bangunan lainnya, hingga saat ini, keberadaan aset tersebut belum dilaporkan ke bagian aset Pemkab Lebak, sehingga wajar kami mempertanyakannya,” ungkap Ade Irawan salah seorang warga kepada wartawan.
Menurut Ade, sudah seharusnya Disperindag Lebak, melaporkan aset tersebut, sehingga hal ini tidak menimbulkan pertanyaan bagi semua pihak.
“Dibongkar pada 2018, tetapi hingga kini aset tersebut belum dilaporkan, ini ada apa, jangan sampai dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab, karena sekecil apa pun bentuk aset pemerintahan itu, semestinya dilaporkan untuk kemudian diinventarisir, baik dilakukan lelang atau tidak, tentu aturannya sudah sangat jelas, apalagi ini sudah hampir empat tahun,” lanjutnya.
Dilain pihak, warga lainnya Ifan Febriyanto yang juga Ketua umum LSM Gerakan Pemuda Banten Bersatu (GPBB) mengatakan, penjelasan dari pihak Kadisperindag Lebak, Orok Sukamana berbelit.
“Penjelasannya berbelit – belit, saya selaku warga yang juga ketua LSM GPPB akan membahas lebih lanjut di internal GPPB. Tidak menutup kemungkinan kami akan menggelar aksi unjukrasa di kantor Disperindag,”tegasnya.
Terpisah, Kepala Disperindag Lebak, Orok Sukmana, mengakui jika aset hasil bongkaran bangunan ex pos jaga milik Disperindag Lebak itu belum dilaporkan. Namun, dirinya membantah jika aset tersebut hilang.
“Betul memang belum dilaporkan, itu bekas bongkaran pos jaga tahun 2018 lalu, tetapi aset tersebut masih ada di samping gudang Metrologi, hari ini sekalian kita tinjau ke lokasi,” kata Orok.(1K)

