Berita

GMNI Desak Pemerintah Buktikan Jargon “Tangerang Semakin Gemilang” dengan Kerja Nyata

×

GMNI Desak Pemerintah Buktikan Jargon “Tangerang Semakin Gemilang” dengan Kerja Nyata

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Kabupaten Tangerang — Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tangerang mendesak pemerintah daerah agar membuktikan slogan “Tangerang Semakin Gemilang” melalui tindakan nyata, bukan sekadar jargon seremonial dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393 Kabupaten Tangerang.

Hal itu disampaikan Ketua DPC GMNI Kabupaten Tangerang, Endang, saat menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (13/10/2025). Ia menegaskan, dengan usia yang sudah matang, Kabupaten Tangerang seharusnya menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor pembangunan.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Dengan umur yang cukup dewasa, Kabupaten Tangerang seharusnya sudah melangkah jauh lebih maju. Jargon ‘Tangerang Semakin Gemilang’ jangan hanya berhenti di spanduk atau baliho, tapi dibuktikan lewat kerja nyata dan keberpihakan kepada rakyat,” tegas Endang.

Endang juga menyoroti sejumlah persoalan yang masih membelit masyarakat, seperti tingginya angka pengangguran, kemiskinan, penumpukan sampah, hingga pencemaran lingkungan akibat aktivitas industri yang kurang diawasi dengan baik.

Menurutnya, persoalan sampah menjadi masalah klasik yang belum tertangani secara serius. Ia menilai pemerintah perlu melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, bukan hanya di wilayah perkotaan tetapi juga hingga pelosok desa.

“Kalau rakyat masih jadi korban, berarti pemerintah belum berpihak. Pemerintah ada karena rakyat, tugasnya menata dan menyejahterakan agar rakyat hidup aman dan makmur. Kalau rakyat masih susah, itu tanda pemerintah belum berhasil menunaikan amanah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Endang menegaskan bahwa roda pemerintahan tidak boleh dikuasai oleh kelompok atau keluarga tertentu. Menurutnya, pemimpin daerah harus bersikap adil, terbuka, dan mengayomi seluruh lapisan masyarakat.

“Pemimpin Kabupaten Tangerang harus terbuka, tidak ada yang diistimewakan. Semua masyarakat punya hak yang sama dalam pembangunan, karena dari pajak rakyatlah pemerintahan bisa berjalan,” tegasnya lagi.

Ia menambahkan, keadilan sosial dan partisipasi rakyat merupakan kunci utama kemajuan daerah. Pemerintah wajib menegakkan prinsip kedaulatan rakyat serta menjalankan pemerintahan “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.”

Endang juga mendorong Bupati Tangerang Maesyal Rasyid untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajarannya, mulai dari tingkat dinas, kecamatan, hingga desa, agar seluruh struktur pemerintahan memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, GMNI juga meminta pemerintah daerah menertibkan BUMD yang tidak produktif dan industri yang melanggar aturan serta merugikan masyarakat.

“Momentum HUT ke-393 ini seharusnya menjadi titik balik menuju semangat baru. Dengan kepemimpinan Bupati Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah, sudah saatnya Tangerang benar-benar mewujudkan semangat Tangerang Semakin Gemilang — Rakyat Makmur dan Sejahtera,” pungkas Endang.

(Dedi)

Berikan Komentar