Swara45|Kota Tangerang Selatan-Sebanyak sepuluh ribu remaja putri di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ikut serta dalam gerakan minum tablet tambah darah secara serentak yang berlangsung di SMK Kesehatan Letris kawasan Pamulang,Tangerang Selatan, Sabtu (30/7).
Hal ini dimaksudkan menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Tangsel dalam menekan angka prevalensi anemia dan menurunkan angka stunting di wilayah Tangsel khususnya serta wilayah Banten umumnya.
Melalui Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan memerintahkan untuk mengatasi penyakit kekurangan darah dan menurunkan jumlah stunting.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada adik-adik yang sudah berpartisipasi. Ini merupakan program kami untuk menurunkan angka anemia dan stunting di Kota Tangsel,” ujar Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan dalam acara tersebut.
Seperti diketahui, lanjut Pilar, “Anak-anak remaja putri atau siswi ini di masa depan akan menjadi seorang ibu. Untuk itu, faktor kesehatan mereka harus dijaga sedari usia dini.”
“Adik-adik mau jadi tenaga kesehatan di Tangsel? Di puskesmas, rumah sakit, atau di Dinas Kesehatan. Nah syaratnya harus sehat dulu,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendallin Mahdaniar memaparkan, kegiatan ini diselenggarakan secara serentak.
“Berbarengan dengan ini juga dilaksanakan di 34 sekolah mulai dari SMP, MTs, SMA dan SMK di Tangsel. Dengan jumlah remaja putri yang sama sama pagi hari ini minum tablet tambah darah, adalah sebanyak 10.224 orang,” papar Allin.
Gerakan minum tablet tambah darah serentak ini, kata Allin, akan terus digencarkan secara rutin di seluruh sekolah di wilayahnya.
“Tujuan dari kegiatan ini, sebagai upaya untuk menurunkan prevalensi anemia pada remaja putri dan untuk percepatan penurunan stunting di Tangsel,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Letris, Tri Widiarti memberikan apresiasinya kepada Pemkot dan Dinkes Tangsel yang telah mengadakan kegiatan minum tablet tambah darah serentak di sekolahnya ini.
“Saya ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinkes yang telah mengadakan dan mencanangkan program minum tablet ini. Semoga menjadi program yang bisa membuat kesadaran remaja putri untuk minum tablet tambah darah secara rutin sesuai kebutuhan,” ungkapnya.

