Berita

Eli Sahroni : Era Globalisasi  Di Lebak Masyarakat Jangan Hanya Jadi Penonton

×

Eli Sahroni : Era Globalisasi  Di Lebak Masyarakat Jangan Hanya Jadi Penonton

Sebarkan artikel ini
SWARA45.COM-Kabupaten Lebak Provinsi Banten  merupakan daerah agraris dengan mayoritas penduduknya bercocok tanam di lahan persawahan dan perkebunan,dan itu merupakan aktivitas baku bagi  masyarakat.
 Menurut data statistik sekitar 70 persen warga Lebak itu bertani selebihnya itu PNS, pengusaha dan karyawan.
” Warga Lebak itu mayoritas penduduknya petani atau pekebun, sebagian kecil itu PNS pengusaha dan karyawan”Ungkap Eli Sahroni seorang pilitikus yang juga Ketua Umum Ormas Badak Banten Perjuangan.
Seiring dengan perkembangan era globalisasi ,apalagi kata dia Kabupaten Lebak menjadi Kawasan Industri Terpadu (KIT) . Saat ini sedikit demi sedikit warga Lebak yang aktivitasnya bertani mulai beralih karena banyak lahan pertanian dan perkebunan yang mulai berubah fungsi menjadi tambang pasir,dan peternakan setingkat PT Phokpan yang merambah sejumlah kecamatan di kabupaten Lebak.
” Seiring waktu Lebak mulai masuk pada pase industri dan pertambangan, banyak lahan pertanian yang telah berubah pungsi menjadikan masyarakat Lebak mulai bergeser aktivitas sehari-harinya, tidak lagi menjadi petani”ujarnya.
Kondisi ini bagian dari tantangan masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan taraf hidup seiring dengan perkembangan globalisasi dan modernisasi. Jangan sampai tambang, industri dan peternakan mendominasi di Lebak sementara masyarakat setempat hanya menjadi penonton.
” Sekarang ini kabupaten Lebak telah berusia 193 tahun, perubahan makin nampak jelas ini adalah harus seimbang dengan perubahan taraf kehidupan masyarakatnya,dan ini sebuah tantangan yang harus di antisipasi sejak dini”kata Eli lagi.
 Pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak harus siapkan skenario dan solusi untuk menghadapi era globalisasi yang berimplikasi terhadap perubahan kultur budaya, ekonomi dan sosial  masyarakat Lebak.
Terlebih sekarang ini  Kabupaten Lebak telah memiliki kawasan industri terpadu ( KIT) seluas 3000 hektar di wilayah kecamatan Cileles dan sebagian kecilnya di kecamatan Cikulur.
 “Lebak kedepannya akan menjadi kawasan industri terpadu seiring dengan adanya jalan tol Serang- Rangkasbitung-  Panimbang, seluas 3000 hektar di Cileles dan Cikulur, belum lagi sejumlah kecamatan menjadi lokasi peternakan ayam”,pungkasnya.(***)
Berikan Komentar