Berita

Dua Warga Lebak Diduga Terinfeksi Omicron

×

Dua Warga Lebak Diduga Terinfeksi Omicron

Sebarkan artikel ini

SWARA45.COM –Dua warga Kabupaten Lebak, Provinsi Banten diduga terinfeksi Omicron karena mereka kerapkali berobat ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM ) Jakarta.

“Kedua warga itu di antaranya satu dirawat di RSUD Malingping hingga pulang dan satu lagi di rumah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triyatno Supiono di Lebak, Rabu.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Riwayat kedua warga Malingping dan Gunungkencana Kabupaten Lebak tersebut kerapkali ke luar daerah untuk berobat jalan di RSCM Jakarta.

Kemungkinan besar mereka terinfeksi dugaan varian Omicron di luar daerah, terlebih Jakarta dan Tangerang sudah terpapar positif Omicron.

Biasanya, kata dia, jika Jakarta dan Tangerang sudah terdapat positif pandemi dipastikan Kabupaten Lebak akan terpapar.

“Itu pengalaman penyebaran COVID-19 gelombang kedua pada Juni dan Juli 2021,” kata Triyatno.

Menurut dia, kedua warga tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumah untuk pencegahan virus tersebut, sebab kedua orang itu sudah usia lanjut.

Pemerintah Kabupaten Lebak sudah mengirimkan sample dari hasil pemeriksaan kesehatan untuk dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah ( Labkesda) Kementerian Kesehatan di Jakarta.

Pengiriman uji laboratorium itu, kata dia, hasilnya selama lima sampai 10 hari bisa diketahui negatif dan positif terkena virus mematikan itu.

“Kami minta masyarakat waspada penyebaran virus Omicron, karena gejalanya tidak jauh dengan varian Delta, ” katanya menjelaskan.

Menurut dia, skenario Pemerintah Kabupaten Lebak jika dua warga tersebut positif Omicron maka akan dilakukan 3T yakni “Testing” (pemeriksaan),”Tracing” (pelacakan) dan “Treatment” (pengobatan).

Selain itu mempersiapkan
tempat tidur di rumah sakit juga mengoptimalkan pelayanan kesehatan dan sosialisasi edukasi agar masyarakat memahami bahaya virus Omicron tersebut.

Disamping itu juga masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi ( 5M).

Masyarakat juga harus menjalani vaksinasi untuk memperkuat kekebalan komunal ( herd immunity).

“Bila warga sudah divaksin dan jika terserang virus corona tidak menimbulkan sakit parah, ” katanya.

Diketahui sebanyak 30-40 persen.Data dari Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Lebak per 25 Januari 2022, ada 10 pasien kasus Covid-19 yang menjalani. (1K/Ant)

Berikan Komentar