sWara45 | Tangerang — Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir merendam sejumlah wilayah di Desa Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.
Sedikitnya dua kampung, yakni Kampung Lebak Gedong dan Kampung Parung Ceri, serta kawasan Perumahan Taman Cikande terdampak cukup parah.
Ketinggian air di sejumlah titik dilaporkan mencapai hampir satu meter. Kondisi tersebut memaksa puluhan warga Perumahan Taman Cikande memilih mengungsi ke lokasi yang dianggap lebih aman, lantaran khawatir debit air terus meningkat.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa banjir telah berlangsung sejak tiga hari terakhir dan hingga Jum’at (23/01/2026), air di beberapa titik rawan banjir justru terus bertambah.
“Air sudah naik sejak beberapa hari lalu, sekarang di beberapa titik sudah lebih dari satu meter. Karena khawatir semakin tinggi, kami memilih mengungsi,” ujar warga tersebut.
Di tengah kondisi darurat tersebut, sejumlah warga mengaku menyayangkan minimnya perhatian dari pemerintah desa. Keluhan itu disampaikan warga kepada awak media saat ditemui di lokasi pengungsian.
Menurut warga, banjir di wilayah Desa Cikande bukan kali pertama terjadi dan hampir menjadi kejadian rutin setiap tahun. Meski demikian, warga menilai tetap diperlukan kehadiran dan perhatian dari pemerintah desa, khususnya dalam situasi bencana.
“Kami paham banjir ini musibah dan bukan hanya kami yang terdampak. Hampir banyak daerah juga mengalami hal yang sama. Namun yang kami sesalkan, perhatian dari kepala desa terhadap warga yang terdampak banjir sangat minim,” ungkapnya.
Warga juga menyebutkan bahwa mereka mengetahui kondisi kesehatan kepala desa yang sedang kurang baik. Namun, menurut warga, bentuk perhatian dan kepedulian tetap dapat dilakukan melalui mekanisme lain.
“Kami tahu kepala desa sedang sakit, tapi setidaknya masih bisa ada perhatian melalui perangkat desa atau langkah lain. Ini sama sekali tidak terlihat,” tambahnya.
Pantauan awak media di lokasi banjir Perumahan Taman Cikande pada Jumat (23/01/2026) menunjukkan genangan air semakin meluas hingga mendekati badan jalan utama. Sementara itu, jumlah warga yang mengungsi di posko pengungsian terlihat meningkat dibandingkan hari sebelumnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Cikande terkait penanganan banjir maupun keluhan warga tersebut.
(Anas)

