UKRAINA | SWARA45.COM – Semua infrastruktur non-kritis di pelabuhan Ukraina Odesa tanpa listrik.
Setelah Rusia menggunakan pesawat tak berawak buatan Iran untuk menyerang dua fasilitas energi.
Demikian kata para pejabat Ukraina pada hari Sabtu, (10/12/2022). Mengutip Reuters.
“Perlu waktu berbulan-bulan untuk memperbaiki kerusakan,”katanya.
Presiden Volodymyr Zelenskiy mengatakan lebih dari 1,5 juta orang di kota pelabuhan selatan dan wilayah sekitarnya tidak memiliki listrik, dan dia menggambarkan situasinya sangat sulit.
Moskow telah menargetkan infrastruktur energi Ukraina dengan gelombang besar serangan rudal dan drone.
Pemerintah daerah Ukraina mengatakan orang-orang yang hanya mengandalkan listrik untuk menyalakan rumah mereka harus pergi meninggalkan rumahnya.
Dijelaskannya serangan Rusia mengenai jalur transmisi dan peralatan utama pada dini hari Sabtu.
“Menurut perkiraan awal, pemulihan fasilitas energi di wilayah Odesa akan memakan waktu lebih lama daripada setelah serangan sebelumnya,” kata pemerintah. Mengutip Reuters.
“Kita berbicara bukan tentang hari, tetapi bahkan minggu depan dan mungkin dua sampai tiga bulan,” katanya dalam sebuah posting Facebook. Mengutip Reuters.
Odesa, kota pelabuhan terbesar di Ukraina, memiliki populasi lebih dari 1 juta sebelum invasi Rusia pada 24 Februari.
Penerjemah : Afrizal
Editor : Redaksi
Sumber : Reuters.

