Swara45.com|Maybrat – Pemerintah Kabupaten Maybrat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Kabupaten Maybrat, melakukan kegiatan pelatihan guna membentuk mama-mama Maybrat yang Terampil dan Kreatif.
Kegiatan pelatihan yang berlangsung pada Rabu 14/12/2022 itu, dibuka langsung oleh Asisten Bupati Kabupaten Maybrat.
Pelatihan dan pemberdayaan bagi mama-mama Maybrat dilakukan berdasarkan, Peraturan Presiden (PERPRES) nomor 85 tahun 2020 , UU RI nomor 6 tahun 2014, UU nomor 9 tahun 2015 dan UU nomor 21 tahun 2021 tentang otonomi khusus bagi Papua.
Sehingga, “pelatihan pembuatan Keladi menjadi Tepung dan memberdayakan mama-mama Maybrat melalui pembuatan Keladi menjadi keripik, bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kemampuan mama-mama Maybrat, untuk kreatif menjadi pelaku ekonomi yang terampil aktif dan bertanggungjawab dalam berwirausaha untuk meningkatkan pendapatan keluarga”. Ungkapa Yance Baho, SE. M.Si., selaku Ketua Panitia.
“Diharapkan nantinya setiap Mama-mama Maybrat benar-benar menjadi pelaku ekonomi yang baik, dimana bahan baku keladi bisa diolah menjadi kue yang modern, dengan tingkat harga jual yang tinggi untuk pendapatan keluarga”. Tutur Yance Baho, yang juga selaku Kabid Kerakyatan pada dinas tersebut.
Kegiatan tersebut mendapa apresiasi serta dukungan penuh dari Pj Bupati Kabupaten Maybrat, Dr. Bernhard E Rondonuwu, S.Sos. M.Si., hal ini disampaikan langsung oleh Asisten Bupati Kabupaten Maybrat, Samuel Bles, S.Sos. M.Si., dalam sambutannya mewakili Pj Bupati Maybrat.
Lanjutnya, “Pada tahun-tahun terakhir ini negara mengalami inflasi, sehingga tahun 2022 ini negara dalam keadaan yang tidak baik-baik saja, diperkirakan pada tahun 2023 nanti adalah masa yang gelap, sehingga kita jangan manggatungkan hidup kita kepada uang pemerintah, kita harus hidup seperti orang tua kita yang dulu”.
“Kita harus bekerja keras, Berkebun serta berinovasi, sehingga langkah-langkah yang dilakukan melalu pelatihan ini sangat dibutuhkan, guna menekan dampak inflasi yang sedang melanda negara kita bahkan negara-negara besar lainnya”. Ungkap Samuel Bles, sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut.
Narasumber/instruktur pelatihan ini disiapkan dari kabupaten Sorong Selatan, berjumlah 3 orang, yang difokuskan pada materi teori dan praktek pada pelatihan pembuatan Keladi menjadi Tepung dan Keripik.
Berjumlah 40 orang peserta yang akan dilatih selama dua hari itu, akan berlangsung pada 14-15/12/2022 di Kampung Tehak Besar, Distrik Aitinyo Utara, waktu pelatihan sediannya akan dimulai sekitar pada pukul 09:00 hingga selesai.
Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Bupati Kabupaten Maybrat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, staf Ahli, kabag dan Kabid serta ASN pada lingkup dinas pemberdayaan masyarakat dan kampung, Kepla Distrik Aitinyo Utara, 12 Kepala kampung dan peserta pelatihan serta para tamu undangan.//(Orry).

