Swara45.com|Maybrat – Ratusan tenaga kesehatan kabupaten Maybrat, melakukan aksi unjuk rasa guna mempertanyakan pembayaran TPP yang tidak sesuai dengan Beban Kerja
Aksi yang berlangsung pada Senin, 10/10/2022 di Ibukota Kabupaten Maybrat itu, diikuti oleh seluruh Nakes yang tersebar pada 14 puskesmas dan 1 Rumah Sakit.
Dalam aksi tersebut, mereka menuntut Pemerintah Daerah Maybrat untuk mempertimbangkan dan meninjau kembali tentang TPP berdasarkan beban kerja Nakes.
Merry Yanti Lemauk, S.St selaku ketua kordinator aksi menyampaikan, “TPP kami Nakes dibayarkan berdasarkan apa ? Apabila dibayangkan berdasarkan klasifikasi jabatan, kamu Nakes masuk dalam klasifikasi kelas berapa”?.
“Apakah tidak ada kebijakan atau peraturan daerah(PERPUB) pembayaran penambahan TPP untuk Nakes, kami memiliki 2 SK yaitun PNS dan jabatan Fungsional”.
“Kami memiliki 2 SK, kenapa kami hanya menerima TPP Rp. 1 Juta/ Bulan, sedangka didalam SK membahas beban kerja Nakes”.
“Kami Nakes kecewa, karena tidak dibayar sesuai beban kerja kami, mengapa jabatan fungsional Nakes tidak diperhitungkan oleh Pemda”.
“Aspirasi Nakes apabila tidak ditanggapi dalam batas waktu 1 Minggu, kami Nakes dari 14 Puskesmas dan 1 Rumah Sakit akan mogok kerja, sampi ada tanggapan dari Pemda Maybrat”. Jelas Ketu Kordinator dalam Aspirasi tersebut.
Aksi yang berlangsung pada pukul 09:00 WIT itu, berakhir sekitar pukul 12:00 WIT, usai Pj Bupati menerima Aspirasi para Nakes dan berjanji akan merubah secepatnya TPP Nakes.
Dari pantauan kami, aksi tersebut berlangsung Aman yang mana dikawal penuh oleh aparat keamanan TNI dan POLRI. /(**/Ory)

