Berita

Dinilai Bermasalah Proyek Irigasi P3-TGAI,  BK LSM Segera Layangkan Surat Ke Kementerian PUPR RI

×

Dinilai Bermasalah Proyek Irigasi P3-TGAI,  BK LSM Segera Layangkan Surat Ke Kementerian PUPR RI

Sebarkan artikel ini

Swara45.com | Badan Koordinasi (BK) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten akan segera melayangkan surat ke Dirjen Sumber Daya Air (SDA), Kementerian PUPR RI.

Hal itu berkaitan dengan Pelaksanaan Rehabilitasi Irigasi di Wilayah Kabupaten Lebak pada Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI), melalui Satker OP dan Pemeliharaan III BBWSC3 Banten periode 2020-2021 yang diduga kuat pada tahapan persiapan awal Verifikasi Administrasi, diduga sarat manipulasi data, sehingga banyak ditemukan Kelompok P3A dadakan.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Ada semacam bahasa yang kami tangkap, Diduga ada biaya administrasi untuk pengurusan Akta Notaris / Badan Hukum dan lain – lain,dan ini patut dipertanyakan,”ujar  Mamik Selamet S.Sos, Koordinator BK LSM.Kepada wartawan Jumat (6/8/2021).

Dikatakan Mamik,Peran dan Fungsi Keanggotaan Kelompok P3A, SK Penetapan P3A, Patut dipertanyakan (termasuk  Penguatan Kelembagaan),

Selain itu kata Mamik, Proyek Irigasi P3 -TGAI / Multi Years, berdasarkan hasil pengamatan lapangan, banyak yang mubajir, akibat teknis pelaksanaan kegiatan yang tidak mengacu pada Standarisasi secara keteknisan, sehingga berpotensi merugikan keuangan Negara dan Masyarakat.

Lebih lanjut Mamik mngatakan, tidak adanya asas pemerataan dalam pembangunan, sehingga kegiatan hanya dilaksanakan pada lokasi yang sama, dari tahun ke tahun, padahal manfaatnya belum nampak. Bahkan di beberapa Lokasi P3 – TGAI yang baru beberapa bulan dibangun, sudah mengalami kerusakan alias jebol.

Ditemukan TPM Double Jobs dan tidak memahami Tugas dan Fungsi selaku TPM, sehingga terkesan membiarkan terjadinya dugaan pelanggaran dalam Pelaksanaan Kegiatan.

“Juga terjadi dugaan lemahnya Pengawasan yang dilakukan oleh OPD terkait, pihak Satker OP dan Pemeliharaan III BBWSC3 Banten,”tegas Koordinator BK-LSM Kabupaten Lebak ini.

Senada dikatakan Budi Supriadi, Founder Komunitas Kopihitam Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya mengapresiasi dengan adanya program P3 – TGAI, hal ini lanjut Budi dikarenakan program yang bersumber dari APBN ini bisa sampai ke daerah-daerah pelosok persawahan yang sangat terpencil.

“Akan tetapi, jangan sampai pelaksanaan pembangunannya asal-asalan. Sehingga manfaat program ini tidak maksimal,”katanya. (Red)

Berikan Komentar