Berita

Dinas Perikanan Kab Bekasi Adakan Pelatihan 50 Peserta UMKP

×

Dinas Perikanan Kab Bekasi Adakan Pelatihan 50 Peserta UMKP

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Bekasi – Dinas Perikanan kamis (17/6) mengadakan Pelatihan kepada 50 peserta Dimana pada kegiatan pelatihan kepada 50 peserta yang berlangsung di Hotel Java palace yang hadir Irfan selaku Kepala Bidang beserta Kasie & staf Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi, juga turut di undang 4 Narasumber, ada pun 4 orang Narasumber tersebut antara lain, Budi & Susi dari Balai Pengujian & Pencapaian Produk Perikanan & Kelautan, Daniel Hermansya pendamping KUR sektor Kelautan & Pertenakan Bandung, Serta Firda adalah Narasumber dari UMKP Cangkalang ROA & ABON, Pada kegiatan pelatihan tersebut di buka oleh It.H.Agus Trihono MP Kepala Dinas Perikanan Kab Bekasi.

Dalam sambutan Dan Arahan pada pembukaan pelatihan tersebut, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bekasi It.H.Agus Trihono, MP mengatakan, Ikan merupakan komoditi subsektor perikanan yang kaya akan protein, mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan oleh tubuh, disamping itu memiliki nilai bilogis 90% dengan jaringan pengikat lebih sedikit sehingga mudah dicerna. Ujar nya

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Di sampaikan Ir H. Agus, Hal yang paling penting adalah harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan sumber protein lain.

Ikan yang merupakan pangan sumber protein ini ternyata memiliki kelemahan yaitu tidak dapat bertahan lama (HIGHLY PERISHABLE FOOD) Dikarenakan komposisi biokimiwinya. Kandungan pada tubuh ikan yang didominasi oleh air, protein, dan lemak menjadikan produk perikanan cepat busuk atau mudah rusak setelah dipanen maupun ditangkap. Jelas nya

Masih menurut Ir. H. Agus, Selain faktor dari dalam tersebut, faktor luar seperti suhu, ketersediaan oksigen, cahaya, peralatan yang kurang higenis, kesalahan penanganan bahan baku dan lain sebagainya juga dapat mempengaruhi daya awet dan kesegaran produk. Sehingga dapat menghambat usaha pemasaran hasil perikanan dan menimbulkan kerugian.

Untuk itu diperlukan adanya penanganan lebih lanjut salah satunya yaitu kegiatan pengolahan ikan.

Kegiatan pengolahan ikan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti pembuatan permen,rumput laut, pembuatan krispi rumput laut, pembuatan snack ikan lembaran, pembuatan cookies ikan, dan sebaginya.

Perlu diketahui terdapat dua aspek penting dari produk perikanan:

1. Kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan.

2. Cepet mengalami pembusukan menjadikan manusia mengembakan teknologi pengolahan produk perikanan agar produk perikanan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Dengan demikian tujuan pengolahan hasil perikanan adalah:

1).mempertahankan dan memperpanjang daya awet produk sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. Daya awet yang lebih lama menjadikam produk dapat didistribusikan ke berbagai daerah yang berjauhan dengan wilayah produk perikanan.

2).meningkatkan penerimaan produk, dengan adanya berbagai variasi hasil olahan produk perikanan menjadikan masyarakat mempunyai berbagai macam alternatif pilihan untuk mengkonsumsinya tanpat takut akan rasa “BOSAN”. Terang nya

Di tambahkan Ir H. Agus, untuk mendukung hal tersebut, diharapkan pelatihan peningkatan teknologi pengolahan hasil perikanan ini dapat menambah keilmuan bagi para pelaku usaha perikanan untuk senantiasa berinovasi dalam menciptakan olahan ikan yang enak, sehat, dan bermutu, serta dapat meningkatkan daya beli masyarakat terhadap olahan ikan.

Demikian, semoga pelatihan peningkatan teknologi pengolahan hasil perikanan yang kita laksanakan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua selaku masyarakat kabupaten bekasi.

“IKAN ITU ENAK, IKAN ITU SEHAT, IKAN ITU MURAH”

“AYO MAKAN IKAN AGAR SEHAT, KUAT, CERDAS DAN PRODUKTIF”. Tutup nya ( Hisar )

Berikan Komentar