Diduga Uang Afirmasi Dibawa Kabur Oknum Operator  - Swara45.Com

Home / Lebak

Senin, 8 Februari 2021 - 22:19 WIB

Diduga Uang Afirmasi Dibawa Kabur Oknum Operator 

Suara 45.com-Di Duga uang pemesanan barang dari sejumlah Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak di bawa kabur oknum operator. 

Pasalnya, uang pemesanan barang dari siplah melalui program afirmasi itu hingga saat ini tak kunjung ada barangnya. Bahkan dalam pemesanan barang tersebut oleh sejumlah sekolah di duga tidak mengacu pada juklak dan juknis. 

Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Cirinten, Meni Suhaemah membenarkan bahwa operator atau stafnya itu telah bekerja sama dengan beberapa kepala sekolah yang mendapatkan program afirmasi. 

Namun kata Meni, dirinya tidak mengetahui persis seperti apa kerja sama operator dengan para kepala sekolah .lantaran dirinyaasih baru menjabat sebagai koordinator awilayah di Kecamatan Cirinten. 

“Saya sarankan kepada K3S beserta para Kepsek yang mendapatkan Afirmasi untuk datang langsung saja ke rumah orang tua Operator untuk meminta pertanggung jawaban,dan kepada para kepala sekolah agar memilih Siplah yang bertanggungjawab dan di cek terdaftar atau tidaknya”kata Meni diruang kerjanya,Senin (8/2/2020).

Menanggapi hal itu Aktivis Bentar Cecep Casmadi menilai dalam pemesanan pihak sekolah yang tidak mengacu dengan juknis itu,di duga ada persekongkolan antara kepala sekolah dengan operator. 

“Logikanya jika ditempuh aturan sesuai juknis saya yakin tidak akan terjadi hal yang tidak diinginkan”kata Cecep. 

Dikatakan Cecep,sepengetahuan dirinya untuk pemesanan barang biasanya sesuai pesanan dan secara otomatislangsung muncul SPK Online dan setelah itu

penjual akan menerima pesanan dengan memberikan estimasi pengiriman dan dilanjutkan mendownload  berita acara serah terima barang dan kwitansi dan lebel pengiriman ( Semuanya sudah otomatis ada di siplah). 

Setelah itu,kata Cecep  pihak sekolah menerima barang yang dipesan dengan menanda tangani Berita Acara Serah Terima (BAST)  Barang dan kwitansi sebagai bukti laporan pengeluaran dana BOSnya.

“Jika hal tersebut ditempuh semuanya bisa dipertanggungjawabkan dan tidak terjadi persoalan seperti yang terjadi”ujar Cecep Casmadi.

Cecep meminta ini harus segera diselesaikan karena hal itu munculnya berbagai dugaan sehingga mengakibatkan terjadidugaan tindak pidana raibnya uang negara.

“Saya meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera melakukan penyelidikan dan atau penyidikan untuk mengusut dugaan yang terjadi di Korwil cirinten” Pungkas Casmadi.( 7MR)

Share :

Baca Juga

Lebak

Buset..!!! Tahun 2019 Di Lebak Ada Ribuan ODGJ

Lebak

Kembali LPA Pandeglang Terima Laporan Pengaduan Kasus Pelecehan Terhadap Anak

Lebak

Dandim 0603 Lebak Minta Insan Pers Di Lebak Bersinergi

Lebak

Gudang Instalasi Farmasi Milik Dinkes Lebak Terlihat Kumuh

Lebak

Gapensi Lebak Gelar Baksos Bagikan Bantuan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Lebak

Siswa LKP CAI Berhasil Kerjasama Dengan Perusahaan Di Malaysia

Lebak

Pemkab Lebak Bekerjasama Dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Canangkan Gerakan Makan 100 Juta Telur

Lebak

Tahun Baru Islam 1000 Anak Yatim Piatu Dan Kaum Duafa Di Lebak Dapat Santunan