Berita

Diduga Kementrian Dan Kebudayaan Bersama Pokja Serta PPK Unsil Kongkalikong Aroma Korupsi Kuat Meloloskan PT Nenci Citra Pratama Pemenang Tender.

×

Diduga Kementrian Dan Kebudayaan Bersama Pokja Serta PPK Unsil Kongkalikong Aroma Korupsi Kuat Meloloskan PT Nenci Citra Pratama Pemenang Tender.

Sebarkan artikel ini

sWara45.Com,Tasikmalaya-Proyek pembangunan gedung fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Siliwangi kota Tasikmalaya dengan kode RUP 45374665 dengan pagu paket Rp 26111226000.00 nilai HPS paket Rp 2610890236055 yang dimenangkan PT Nenci Citra Pratama jakarta melalui lelang kementrian pendidikan dan kebudayaan diindikasi akan jadi proyek bancakan.

Pasalnya pemenang lelang pembangunan gedung fakultas keguruan ilmu pendidikan universitas siliwangi mempunyai rekam jejak yang tak baik , yang ditakutkan keberadaan PT NCP ke kota Tasik ada kongkalikong dengan pihak Pokja dan PPK hingga dugaan pemenang lelang sudah di plot.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Melihat rekam jejak sangat jelek pembangunan perguruan ilmu pendidikan Unsil kota Tasik akan serupa apa yang telah dikerjakan dibeberapa wilayah pulau jawa , dugaan tersebut PT NCP pernah di panggil KPK , Hal ini dikatakan salah satu nara sumber HN kepada wartawan senin26/02/2024

Menurutnya , kami melihat hasil rekam jejak PT Nenci Citra Pratama sangat buruk dan saya merasa miris PT Nenci Citra Pratama bisa singgah di kota Tasikmalaya dikhawatirkan akan melakukan pekerjaan buruk pula,” ujar HN

Seharusnya pihak kementrian dan kebudayaan bisa mengkaji ulang atas pemenang tender tersebut, dan penandatangan kontrak melihat data LPSE tanggal 25 Februari 2024 diduga pihak Pokja serta PPK Unsil ada tekanan untuk meloloskan PT Nenci Citra Pratama bersinggah di kota Tasikmalaya,” ungkapnya.

Dugaan persengkokolan tender gedung pembangunan fakultas Ilmu keguruan dan Ilmu pendidikan universitas Siliwangi(Unsil). Diduga beraroma sangat kuat, apalagi pemenangnya PT Nenci Citra Pratama yang sering mendapatkan tender dari Kementerian, tapi sayang PT Nenci Citra Pratama sering melakukan kecurangan dan sering bermasalah dari hasil kinerjanya, namun rekam jejak bermasalah tidak menjadi efek jera serta dari pihak Pokja kementerian Pendidikan kebudayaan menutup mata dan telinga, disertai pihak PPK Unsil sebagai azas penerima manfaat seharusnya patut dipertimbangkan, apalagi dalam Lelang tersebut ada sekitar 26 PT Perusahaan yang ikut Tender lelang,

Saya dikhawatirkan, Salah satu proyek pemenang tender Nenci Citra Pratama, dugaan kuat bisa merusak nama baik kota Santri jadi kandang korupsi jajaran pejabat.Tegas HN.

Sementara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diduga telah memberikan sinyal atau Jasa titipan pejabat untuk penunjuk PT Nenci Citra Pratama membangun gedung baru Fakultas Keguruan yang ada di Unsil, lebih modern senilai Rp 26.111.226.000. miliar.Tandasnya.

Ditempat terpisah,
Ketua Kordinator Priyangan Timur Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Pemerintah Pusat dan Daerah (LSM PEMUDA) Fernandes Felix Panggabean menjelaskan “kami sudah menyampaikan kepada PPK, bagian Umum terkait rekam jejak pembangunan yang di kerjakan Oleh calon pemenang lelang tersebut. Diduga banyak keterlibatan pejabat atau orang dalam, salah satu kasus beraroma korupsi dari proyek pembangunan Mesjid Tanjak di Batam hingga ambruk dan direktur hingga dipanggil Intitusi KPK, pekerjaan jalan Alfalah Cibinong Bogor, cepat rusak lagi serta Rehabilitasi dan renovasi sarana 2 Smp dan 6 Sekolah Dasar di Jawa Tengah menggunakan matrial bekas dalam kinerjanya. Dalam hal ini kami tidak mau pekerjaan tersebut menjadi catatan buruk bagi pihak kampus sebagai penerima manfaat dan pembangunannya diharapkan sesuai spesifikasi teknis”.

Lanjut Fernandes Felik,”Lembaga kami sangat menyayangkan pihak Pokja serta PPK Unsil, meloloskan PT Nenci Citra Pratama sebagai pemenang tender pembangunan gedung fakultas ilmu Keguruan dan ilmu pendidikan, kata Felik

“Melihat rekam jejak kinerja yang buruk bisa lolos sedangkan ada beberapa nama PT yang ikut lelang, yang sudah jelas kinerja sangat teruji dan rekam jejaknya baik ,

Ada dugaan kuat dengan lelang ini sepertinya ada titipan atau penunjukan dari salah satu pejabat publik karena lembaga kami sudah pernah bongkar dari kejadian itu mereka langsung lakukan terder lelang kembali,” kesalnya

Saya berharap,”pihak Pokja dan PPK Unsil dikaji lagi serta diulang kembali tender lelangnya, jangan sampai PT yang rekam jejaknya jelek bisa lolos sedangkan yang ingin membangun berkretria baik sebatas dilirik sebelah mata.

“Semoga bisa didengar suara kami dan pihak kementrian pendidikan dan kebudayaan mengkaji dengan bijak supaya pembangunan gedung baru Unsil bisa sesuai harapan dan diharap pihak APIP serta jajaran bisa mengawal atau pengawasi pagu anggaran cukup pantastis.Tutup.

Saat berita ini ditayangkan pihak awak media sudah melakukan konfirmasi ke pihak Staf PPK Unsil tapi diundur-undur dengan alasan pimpinan PPK harus bikin surat resmi ke unsil, nnti d agendakan rapat resmi besok.(Bayu)

Berikan Komentar