SWara 45.com, Tasikmalaya –
Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten Tasikmalaya merealisasi anggaran yang cukup pantastis untuk sarana bermain beserta Ape luar ruangan dari tanggal perjanjian 12 Juli 2023, diduga dari pihak CV beralih ke pihak II dan pihak ke III.
Taman Kanak-kanak PGRI Sukahaji RT02 RW10 desa Singasari kecamatan Singaparna kabupaten Tasikmalaya,18/10/2023
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan kepercayaan kepada CV Astra Bangsa melalui DAK(Dana Alokasi Khusus)sebesar Rp 414.406.000.00
Pengawasan sendiri dari dinas Pendidikan dan Kebudayaan merasa miris sekali dikarnakan pengawas pelaksana sebagai motor Kontruksi tidak dijalankan.
Dampak tidak ada kepededulian dilapangan serta tidak ada ditempat di lokasi Taman Kanak-kanak PGRI diduga CV Astra Bangsa sudah pindah tangan(Dijual ke pihak kedua)
Dari pantauan awak media sebagai pungsi kontrol ranah pembangunan yang menyerap anggaran Pajak rakyat dan pelaksana dilapangan takut ditanya legalitas tugas yang jelas sebagai kontraktor yang mengetahui bentuk jadinya bangunan baru seperti apa sekolah tersebut dan setiap kami kelapangan pekerja tersebut silih berganti membuat kami tanda tanya serta patut diduga dan dicurigai ada unsur penyempitan anggaran yang membuat bangunan tersebut tidak akan lama(Cepat Rusak).
Salah satu petugas jaga sekolah TK dan SD,”Dirman membenarkan pekerja selama disini gonta ganti orangnya kami tidak tau, kami cuman penerima manfaat dan bisa melihatnya aja,
Ditempat sama pun salah satu Guru didik TK PGRI mengatakan sama kami pa cuman penerima manfaat dari unsur ini itu nya kami tidak mengetahuinya,cuman sebatas menerima kunci saja,Pungkasnya,
Ditempat yang sama salah satu pekerja baru,Hilman mengatakan kami baru pa baru dua hari kerja disini ditanya masalah mandor disini tidak ada,ada juga beliou menyuruh kerjakan ini lalu pergi lagi entah tau kemana,
Lanjut Hilman memang benar pa setau saya selama pekerja diproyek seharusnya ada gambar kontruksi bangunan terpangpang dan pekerja pun seharusnya dari awal sampai akhir bangunan ini beliou yang bekerja disini,Tegasnya,
“Segi manfaat awal pekerja disini setidaknya bisa dipertanggungjawabkan hasil pembangunan yang berdiri ini,
Dengan demikian hasil sekarang kami bekerja kami cuman meneruskan saja dan bilamana ada yang tidak sesuai Spek dan Gambar kami tidak tau atou juga misalkan bangunan tersebut roboh dari pihak kami tidak tanggungjawab pa kami sebatas meneruskan bangunan ini,Tandasnya,
Disisi lain Kabid TK/Paud saat kami komfirmasi melalui Washaaf beliou mengatakan pekerjaan tersebut jatuh tempo sampai November akhir dan kami belum melakukan monev,
lalu kami singgung pekerjaannya tidak rapi serta pengawas pelaksana ditanyakan beliou tidak menjawabnya,”ucapnya,
Saat berita ini ditayangkan pihak pelaksana dilapangan tidak ada ditempat serta susah dikomfirmasi.Tutupnya.(Bayu)

