SWARA45.COM-Ruas Jalan raya Kaduagung- Cileles tepatnya jalan Syeh nawai Bojongleles, Desa Kaduagung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak kini rusak kembali.
Padahal Jalan tersebut beberapa bulan lalu di perbaiki ,namun kini jalan kondisinya miring dan retak-retak.
Hal itu pun menjadi sebuah pertanyaan yang besar bagi masyarakat,sehingga banyak yang berasumsi bahwa dalam penanganan tidak serius.
Baca Juga : Realisasi Penggunaan Angaran Dana Desa Jagabaya Di Pertanyakan Warga
Kodir Salah seorang pengendara asal Cileles mengaku heran, lantaran jalan yang biasa ia lalui itu rusak kembali.padahal kata dia jalur tersebut sering di lewati kendaran yang bermuatan besar.
“Saya minta Pemkab Lebak harus serius menanganinya,masa sudah beberapa kali di lakukan perbaikan masih saja rusak “ujar Kodir.
Menanggapi hal itu Ketua Umum Badak Banten Perjuangan Eli Sahroni mengatakan Kabid Pemeliharaan harus bertanggungjawab terhadap kondisi jalan yang rusak karena setiap tahun anggaran pemeliharaan cukup besar.
Bahkan kata Eli berdasarkan data yang di dapat bahwa perbaikan jalan ambrol itu menelan anggaran cukup besar hingga milyaran rupiah dari APBD Kabupaten Lebak.
“Jangan sampai kondisi jalan baru di perbaiki dengan anggaran pemeliharaan yang cukup besar namun dapat berapa bulan rusak kembali”kata Eli,Minggu (21/11/2021).
Eli menilai pengerjaan pemeliharaan jalan tersebut tidak matang alias tidak maksimal ,sehingga menghasilkan yang tidak berkualitas dan terjadi rusak kembali.
“anggaran besar tapi kualitas tidak maksimal ini artinya sama saja merupakan bagian dari pemborosan anggaran yang di pelihara”ungkap Eli sahroni atau yang biasa di panggil Ketum ruhay.
Ia juga meminta agar Kepala Dinas PUPR Lebak segera mengevaluasi Bidang Pemeliharaan,dan jika tidak di lakukan Badak Banten Bersama masyarakat Lebak yang akan mengevaluasi segala bentuk kegiatan pemeliharaan.
“Badak Banten Perjuangan meminta kepala dinas PUPR Kabupaten Lebak mengevaluasi bidang pemeliharaan, serta menjadikan skala prioritas penanganan jalan ambrol tersebut”, tegasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dan Jembatan pada Dinas PUPR Lebak Hamdan mengatakan, terkait jalan Kaduagung-Cileles atau jalan syeh nawawi itu di perlukan penanganan khusus dan perlu adanya pemasukan dari tenaga ahli karena kondisinya selalu longsor.
“Kita sudah minta arahan ke Balai Besar, cuma hingga saat ini belum ada konfirmasi”kata Hamdan melalui pesan Whats Appnya, Kamis (21/11).
Ketika di tanya apakah di Kabupaten Lebak tidak ada tenaga ahli?Hamdan terdiam dan tidak menjawab.(1K)

