Berita

Diduga Ada Pungli , ISP3B Minta APH Telisik Sekolah Bertaraf Internasional Di Banten

×

Diduga Ada Pungli , ISP3B Minta APH Telisik Sekolah Bertaraf Internasional Di Banten

Sebarkan artikel ini

SWARA45.COM-Ketua Umum Ikatan Sarjana Pemersatu Pembangunan Provinsi Banten (ISP3B) Arwan meminta Aparat Penegak Hukum (APH) agar menelisik sekolah SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) Pandeglang.

Pasalnya, sekolah bertaraf internasional dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Banten itu selain dinilai bobrok diduga terjadi pungli dan nepotisme saat proses masuk sekolah.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Sebagai Ketua Umum Ikatan Sarjana Pemersatu Pembangunan Propinsi Banten tentu Saya prihatin dengan rumor masuk sekolah tersebut via orang dalam harus membayar puluhan juta rupiah meski informasi ini harus dibuktikan dengan data yang Konkret “ujar Arwan.

Pentolan organisasi kepemudaan di banten ini menyampaikan keprihatinannya terhadap proses masuk CMBBS, karena diduga dikotori oleh oknum para pendidik yang sarat akan bisnis dan nepotisme ujungnya kelompok calo menciptakan pola menguntungkan Pribadi.

“Kami minta Penegak Hukum telisik CMBBS dan Inspektorat segera lakukan audit investigasi untuk melihat lebih jauh pola main yang dilakukan sejumlah oknum.dan kami siap dorong dengan Aksi Massa dan Pelaporan jika ada kejanggalan” Tegas Arwan.

Arwan juga menyebut,sejauh ini sekolah yang disiapkan oleh Pemprov Banten sebagai sekolah nasional bertaraf internasional yang menyedot APBD yang begitu besar untuk berkonsentrasi mendidik putra-putri Banten yang unggul dan memiliki kemampuan religik, akademik, ekonomik, dan sosial pribadi yang diperlurus dengan kaidah ekselensi Islami akan tetapi menurutnya tidak adanya keunggulan dan manfaat yang didapatkan untuk kemajuan pendidikan Banten.

“Sejauh ini banyak yang berfikir positif terhadap pengelolaan CMBBS namun faktanya tiap tahun terdapat beragam persoalan yang harus diluruskan karena menelan Angka Puluhan Miliar,dan tidak terlihat angka peningkatan kualitas dan mutu anak sehingga dianggap sama saja dengan sekolah lain seperti adanya pembelian Buku Panduan Lolos Tes dengan harga yang tak wajar hingga proses masuk yang terkesan ketat dan bahkan tidak adanya keunggulan dan manfaat yang didapatkan untuk kemajuan pendidikan Banten”ujar Arwan.

“Dan bagi para wali murid yang berharap masuk Sekolah favorit CMBBS tentu biaya berapapun akan dibayar, namun dengan cara tersebut akhirnya kaum menengah ke bawah hanya bermimpi masuk sekolah tersebut. Bayangkan jika diakumulasikan beli buku panduan 150.000 total pendaftar 780 saja sudah bisa dibayangkan berapa keuntungan mereka. Ini jadi lahan bisnis yang mengarah pada memperkaya sendiri.” Tandasnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak sekolah masih upaya di konfirmasi untuk mendapatkan keterangan.(Red)

Berikan Komentar