Berita

Di Duga Tidak Sesuai Anggaran, Barisan Aktivis Berencana Laporkan Pembangunan P3A di Desa Waliwis

×

Di Duga Tidak Sesuai Anggaran, Barisan Aktivis Berencana Laporkan Pembangunan P3A di Desa Waliwis

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang – Program Percepatan Peningkatan Tenaga Guna Air Irigasi (P3A-TGAI) Tahap 2 yang dianggarkan tahun 2023 di Desa Waliwis, Kecamatan Mekar Baru, diduga tidak sesuai anggaran pada Rabu (19/07/2023).

Pembangunan yang beranggaran sebesar Rp 195.000.000, diduga tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang telah dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Balai Besar wilayah sungai Ciliwung-Cisadane.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Anthoni, Ketua Barisan Aktivis dan Advokasi Keluarga Banten menyayangkan pembangunan yang semula dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani setempat dengan memperbaiki atau membangun saluran air, namun diduga dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan diduganya menggunakan bahan material bekas seperti batu kali diduga juga tidak sesuai dengan RAB.

Dengan diduganya menggunakan bahan material bekas seperti batu kali, menunjukkan kurangnya pengawasan atau pengarahan dari pihak yang telah ditunjuk, seperti Tenaga Pendamping dan Ketua P3A. Hal ini menimbulkan kesan bahwa pembangunan tersebut hanya sekadar formalitas pelaporan saja, ungkap Anthoni.

“Dugaan pembangunan asal jadi dan tidak sesuai anggaran yang telah dikeluarkan di program P3A di Desa Waliwis yang diduga dapat merugikan petani atau masyarakat sebagai penerima manfaat, kami berencana akan melaporkannya ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan jika perlu, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Hal ini bertujuan untuk memberikan efek jera,

Kami juga meminta tim ahli dari independen dan pemerintah untuk menghitung kembali biaya yang telah dikeluarkan dalam pembangunan irigasi ini, ujar Anthoni.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak TPM dan Ketua P3A belum dapat dikonfirmasi. Saat dilakukan pengecekan oleh tim sWara45 dan Barisan Aktivis di lokasi pembangunan (19/07/2023), tidak ada yang dapat memberikan informasi, hanya sejumlah pekerja yang tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), serta tidak adanya papan informasi yang disediakan di area pekerjaan P3A Desa Waliwis.(Rian/Ahmad)

Berikan Komentar