Berita

Di Duga Asal Jadi Kegiatan Pavingblock Di Desa Talok Dari Dinas PERKIM Di Sorot Ruang Jurnalis Nusantara

×

Di Duga Asal Jadi Kegiatan Pavingblock Di Desa Talok Dari Dinas PERKIM Di Sorot Ruang Jurnalis Nusantara

Sebarkan artikel ini

sWara45 | Tangerang –  Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan anggaran terkait APBD Kabupaten Tangerang yang digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama kegiatan Program Percepatan Peningkatan jalan desa.

Seperti halnya pembangunan Pavingblock di Kampung, Soge pasir RT 14,15/ 04 Desa Talok, Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Banten. Namun sayang proyek yang menelan biaya Rp. 198.059.700.- juta itu dalam pekerjaannya diduga asal jadi.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Herni Dedi Purwandi Dari Ruang Jurnalis Nusantara mengatakan, pengawasan pelaksana seyogyanya memberi arahan agar dikerjakan serius guna mendukung aktivitas jalan warga.

Pasalnya kegiatan bangunan fisik yang dikerjakan oleh CV. CAHAYA KONTRAKTOR diduga tidak memperhatikan mutu dan kualitas dan terkesan asal jadi, tutur Dedi.

Dari pantauan di lokasi, Minggu (10/08/2022), proyek paving block yang bersumber dari APBD 2022 dari Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang, pemasangannya terkesan asal-asalan, dan juga pemasangan Kanstin diduga asal jadi dan tidak merata ada yang di pasang dan juga ada yang tidak dipasang serta melintasi pepohonan.

Pemasangan Pavingblock nya terlihat renggang dan bergelombang diatas Paving di urug dengan Beskos bukan abu batu, sehingga Paving menjadi licin, pekerjaan ini diduga terburu buru sehingga diduga mengabaikan kualitas dan mutu, tambah Dedi.

Pembangunan ini diduga dibiarkan tanpa pengawasan dari dinas PERKIM Kabupaten tangerang, jika ini diawasi tidak mungkin pekerjaan ini dibiarkan, padahal pembangunan ini dari uang rakyat, kami sangat kecewa jika ini dibiarkan, kami berencana akan menyurati inspektorat terkait hal ini, karena diduga sudah merugikan, baik buruknya pembangunan ini, masyarakat sendirilah yang merasakan, tutup Dedi.

Hingga berita ini tayangkan, pihak pelaksana pekerjaan dan pengawas proyek dari Perkim tersebut belum dapat dimintai keterangan guna informasi lebih lanjut.(Rian)

Berikan Komentar