Berita

Destinasi Wisata Air Program KATASIK.” Berdampingan Pabrik Tahu Yang Mengandung Limbah B3 Mengalir Ke Sungai.

×

Destinasi Wisata Air Program KATASIK.” Berdampingan Pabrik Tahu Yang Mengandung Limbah B3 Mengalir Ke Sungai.

Sebarkan artikel ini

sWara45.Com,Tasikmalaya-
Limbah pabrik Tahu umumnya mengandung B3 yaitu bahan berbahaya dan beracun,
Memiliki kandungan C-organik yang mempengaruhi kadar BOD dan COD.
Uu No.32 Tahun 2009 pasal 59 ayat 4, dan diperkuat
jelas PP No 27 Tahun 1999 tentang analisis mengenai dampak lingkungan hidup,
dan bagaimanakah penerapan sanksi terhadap pencemaran lingkungan hidup dari limbah pabrik tahu.

Berdirinya Pabrik Tahu berlokasi dikampung Pasirpogor RT 03 RW 07 kelurahan Bungursari kecamatan Bungursari kota Tasikmalaya. Kamis 14/02/2024.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Salah satu warga yang tidak mau disebut namanya mengatakan, Sangat disayangkan adanya pabrik Tahu yang sudah jelas air limbah nya dialirkan ke sungai yang masuk melewati pemukiman warga, apalagi aliran sungai masuk melewati Rumah-rumah warga,

Sedangkan, sebelah RW 07 aliran sungai itu ditata menjadi Destinasi Wisata Air oleh Dewan KATASIK. Program pembinaan langsung oleh PJ Walikota DR.Cheka Virgowansyah, Destinasi Wisata Air sungai dipenuhi model Ikan-ikan, dan akan dibangun serta ditata lebih baik lagi oleh pihak dinas perikanan dibantu pihak kelurahan dan kecamatan Bungursari,”Tandasnya.
“Saya berharap ada pembinaan tentang limbah dan dibangun Storbak penyaringan supaya Air limbah tidak bahaya untuk ekosistem Sungai dan air Sumur warga, dan kedepannya jangan ada lagi
Pabrik-pabrik Tahu baru yang membuang limbah langsung ke aliran Sungai”.Tegasnya.

Ditempat terpisah,Lurah Bungursari, Ayi Rahmatilah mengatakan, Saya baru mendengar adanya pabrik Tahu di RW 07 dan selama ini tidak ada ijin dari kelurahan serta pihak RT tidak ada laporan atau keluhan.Kata Ayi

Terkait Amdal itu bukan wewenang kami, itu urusan Satpol PP sebagai pemegang Perda dan LH yang mengecek sejauhmana bahaya limbah tahu, Disinggung oleh awak media adanya kasi Trantib,”Pihak kelurahan pun datang kalau dinas LH dan pemegang Perda, baru kami menunjukkan dimana lokasinya pabrik Tahu”.Tandasnya.

Ditempat berbeda,ketua RT 03,( In) mengatakan,
Kalau dulu pabrik tahu saya yang mendemo, karna pintu belakang rumah saya pas mulut sungai jadi kena dampak bau limbah tahu masuk kerumah.Ucapnya.

Sekarang tidak dikarnakan limbahnya dialirkan ke sawah pemilik itupun sungai kering tidak ada hujan, “kalau sungai ada airnya baru boleh dialirkan ke sungai dan Amdal Tahu tidak bau kerumah saya, dan air limbah tidak bau ke rumah warga lain”,Tuturnya.

Pemilik pabrik tahu sekarang, H (AL) beliau baik sosialnya setiap hari Jumat suka bagi-bagi tahu ke warga dan suka mengisi ke DKM, sedangkan yang didemo dulu mereka ngontrak ke pa haji,.

Disinggung oleh awak media tentang bahaya Amdal, Ketua RT( In) jika dialirkan ke sungai, beliau tidak menjawabnya.

Lalu awak media mendatangi pemilik pabrik Tahu,H (AL) beliau sedang di Majenang dan bapa kalau siang jarang ada dirumah,Kata Istri H.(AL)

Saat berita ini ditayangkan awak media belum konfirmasi ke pemilik pabrik Tahu H.(AL) dan pihak penegak Perda Satpol PP dan dinas LH.Tutup.(Bayu)

Berikan Komentar