sWara45 | Tangerang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat bahwa wilayah yang mengalami kekurangan air bersih semakin meluas akibat musim kemarau panjang yang terjadi karena dampak El Nino.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, saat ini sudah ada 11 wilayah kecamatan yang terdampak.
Dari data yang ada, satu desa di setiap kecamatan dapat memiliki 100 hingga 200 kepala keluarga yang mengalami krisis air bersih. Dengan demikian, jumlah korban yang terdampak bencana kekeringan ini dapat mencapai ribuan kepala keluarga.
Ujat menjelaskan bahwa fenomena El Nino diperkirakan akan berlangsung hingga November 2023, menyebabkan kondisi kemarau dan kekeringan yang meluas.
Oleh karena itu, BPBD Kabupaten Tangerang tengah mengoptimalkan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Setiap harinya, mereka menyediakan 30 kubik air bersih untuk didistribusikan.
Selain itu, BPBD juga melakukan koordinasi dengan instansi seperti Perkim, PMI, DPKP, PDAM, dan lainnya untuk membantu penyediaan air bersih. Ujat menegaskan bahwa instansi-instansi ini memiliki kapasitas dan tanggung jawab dalam membantu warga di musim kemarau panjang ini.(AR)

