sWara45 | Tangerang – Mengantisipasi bencana yang berpotensi terjadi di musim hujan, Pemerintah Desa Bakung Kecamatan Kronjo beserta jajarannya yang terdiri dari Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) intens melakukan kegiatan kerja bakti. Diantaranya dengan membersihkan aliran sungai dari sampah.
Agenda bersih-bersih yang dilakukan secara kompak tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Bakung, Mas Ari Thole Secara bersama-sama mereka melakukan upaya preventif untuk mencegah terjadinya banjir atau pohon tumbang yang sangat mungkin terjadi di musim hujan dengan intensitas sedang sampai deras saat ini.
Dari Pantauan dan Informasi Masyarakat Desa Bakung , pemangkasan dahan dan ranting pohon di sepanjang jalan raya Kronjo dan Bantaran sungai kp.Daon-pun juga tak luput dikerjakan. Harapannya dapat meminimalisir pohon tumbang yang dimungkinkan bisa menimpa kabel listrik dan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Ari Thole juga mengatakan “Kerja bakti ini kita lakukan untuk mengantisipasi bencana di musim hujan sekarang ini. Apalagi curah hujannya kan cenderung deras. Sehingga bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga Desa Bakung dan pengguna jalan pada khususnya. Terutama menghindarkan dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya banjir dan pohon tumbang”, tandasnya ketika memimpin kerja bakti pada hari Minggu (12/12/2021).
Diketahui, di awal tahun 2021, curah hujan di Kabupaten Tangerang sangat tinggi, bahkan sudah mengakibatkan genangan air. Seperti yang terjadi di Desa Pasilian dan Kp.Daon Desa Bakung Kecamatan Kronjo dengan tinggi banjir sampai satu meter.
“Kegiatan pembersihan sampah di sungai merupakan aktivitas yang tidak dilirik orang lain karena hampir kebanyakan orang menghindar untuk melakukannya. Selain membutuhkan tenaga juga kemauan kuat serta dorongan dari semua warga. Persoalan sampah di sungai tidak bisa diatasi sendiri, tapi melalui kebersamaan yang melibatkan berbagai kalangan. Sehingga gerakan kepedulian perlu dimunculkan untuk menginspirasi yang lain”, terang kades Bakung.
Sementara itu, Nafis aktifis dari Kabupaten Tangerang menjelaskan, dibutuhkan kesadaran lebih dari masyarakat untuk menjaga kebersihan aliran sungai dari hulu hingga ke hilir agar aliran sungai lancar tanpa kendala.
Berbagai upaya dilakukan oleh masyarakat dalam menghadapi musim penghujan. Hal itu membuktikan bahwa masyarakat tidak ingin mengalami bencana banjir yang tentu nya merugikan. Dengan menjaga kelestarian alam dan lingkungan,sehingga kita berupaya pencegahan dari bahaya bencana alam, pungkas Nafis. (RR)

