sWara45 | Tangerang – Siapapun Bupati Terpilih Nanti di Kabupaten Tangerang, Anthoni Ketua Barisan Aktivis Dan Advokasi Keluarga Banten (BADAK BANTEN PERJUANGAN) berharap Bupati Tangerang terpilih untuk lebih mencintai dan meningkatkan sektor pariwisata di kabupaten Tangerang agar para pejabat dari tingkat desa dan kedinasan tidak selalu melaksanakan rapat/raker di luar kota.
Fenomena Rekreasi dalih rapat-raker di luar kota sebagai alasan perjalanan dinilai tidak selaras dengan upaya promosi keindahan yang ada di Kabupaten Tangerang. Terlebih, kurangnya investasi promosi dan fasilitas telah menjadikan mindset bahwa kegiatan di wilayah lokal tidak layak, sehingga pejabat merasa harus pergi ke tempat lain.
Selayaknya, mereka memainkan peran strategis dalam mempromosikan potensi lokal dengan memanfaatkan sarana yang tersedia. Merupakan hal ironis jika kegiatan-kegiatan tersebut lebih terlihat sebagai ajang rekreasi semata, sementara esensi dari tujuan sebenarnya diduga terabaikan.
Dengan menitikberatkan pemilihan bupati yang fokus pada pembangunan lokal dan peningkatan sektor pariwisata, diharapkan dapat terjadi transformasi positif dalam tata kelola kegiatan pemerintah. Meningkatkan kesadaran akan potensi lokal dan memanfaatkannya secara optimal adalah langkah awal untuk memastikan bahwa dana APBD digunakan sesuai dengan esensi dan tujuan sebenarnya.
Kami berharap bupati terpilih nanti adalah orang yang memang berniat membangun Kabupaten Tangerang dan menghidupkan sektor pariwisata.
Dengan begitu, diharapkan akan terjadi perubahan positif dalam peningkatan kunjungan wisatawan serta kesejahteraan masyarakat setempat.
Anthoni juga menekankan pentingnya pembangunan infrastuktur pariwisata dan peningkatan promosi destinasi wisata lokal. Menurutnya, potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Tangerang perlu dioptimalkan untuk menarik minat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Dengan demikian, para pejabat dapat lebih memahami nilai dan potensi yang ada di daerahnya sendiri daripada terus melakukan kegiatan di luar kota, tutur Anthoni.
Tantangannya adalah bagaimana bupati terpilih nantinya dapat membalikkan paradigma yang berkembang selama ini, di mana kegiatan rapat di luar kota dianggap lebih prestisius daripada membangun potensi daerah sendiri.
Diperlukan kesadaran dan komitmen tinggi dari kepala daerah untuk membawa perubahan positif guna menjadikan Kabupaten Tangerang sebagai destinasi wisata yang menarik dan berdaya saing. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan sektor pariwisata secara berkelanjutan, tutupnya. (Red)

