SWARA45.COM-Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya menghadiri acara seren tahun kasepuhan cisitu ke-337,di Desa Situ Mulyan,Kecamatan Cibeber.minggu (14/8/2022).
Pada kesempatan itu ,Iti juga berpesan agar tradisi ini harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai salah satu cara menumbuh kembangkan destinasi wisata berbasis kearifan lokal.
Iti juga menyampaikan bahwa pentingnya sinergitas antara pemanggu adat,kepa desa dan masyarakat,untuk menjaga kondusifitas khususnya wilayah di Kecamatan Cibeber untuk membantu tugas TNI dan POLRI.
“Semoga dengan adanya Serentahun dan persiapan menjelang HUT kemerdekaan RI yang ke 77 bisa menjadi kekuatan bersama untuk membangun daerah Lebak”paparnya.
Diketahui Seren tahun Kasepuhan Cisitu ke 337 merupakan agenda tahunan tradisi adat yang terus dijaga dan dilestarikan serta digelar oleh masyarakat adat Kasepuhan Cisitu sejak tahun 1685.
Kasepuhan Cisitu merupakan Kesatuan sesepuh adat cisitu Banten Kidul, yang berada di wilayah Desa Kujangsari dan Desa Situmulya, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, yang saat ini dipimpin oleh Pemangku Adat Abah H. Yoyo Yohenda putra ke 3 Abah H.M. Okri (Alm).
Kali ini,seren tahun yang digelar selama 8 hari mulai tanggal 8 hingga tanggal 15 agustus 2022, bertemakan “Rawat Jagat Ruwat Adat Menuju Masyarakat Adat Yang Mandiri dan Bermartabat,”
Rangkain serentahun kasepuhan Cisitu, dimeriahkan dengan sejumlah acara dan pagelaran seni diantaranya Pembukaan Acara Adat pada hari Senin yakni Rasul Pare di Leuit dan Angklung, hari Selasa Tutup Buku Taun Sani Bulan, hari Rabu Balik Taun Anak Incu Putu Kasepuhan Cisitu, hari Kamis Ngareremokeun dan Ngirim doa, hari Jumat Pemotongan Kerbau dan Siraman Rohani, hari Sabtu Upacara Ngangkat dan Turun Ronda diiringi seni tradisional dilanjutkan Pongdut, hari Minggu Arak-arakan “seserahan hasil bumi”, Jatnika Sakral Adat (Ngampihkeun Pare ka Leuit), Dialog Terbuka (Saresehan) dengan tema “Rawat Jagat Ruwat Adat Menuju Masyarakat Adat Yang Mandiri dan Bermartabat” dilanjut Festival Debus dan pagelaran wayang golek, sebagai penutup rangkaian kegiatan pada hari Senin yaitu Rasul Seren Taun, dijelaskan oleh Pemangku Adat Kasepuhan Cisitu Abah H. Yoyo Yohenda. (1K )

