Swara45 | Pali – Di kediaman Pak De Nasir dan Pujasuma Pali di Sumberejo kelurahan Talang Ubi Utara dialog tentang ketoprak hari Rabu tanggal 9 Maret 2022.
Sejarah ketoprak di Sumberejo mulai tahun 1973 dan diteruskan lagi mulai tahun 2005. Kesenian ketoprak ini ibaratnya tiduk mati, tiduk mati ujar pak de Nasir
Dan terimakasih atas kehadiran Santosa dan Budi perwakilan Pajasuma Pali silaturrohmi ke tempat sekertariat Tunas Budoyo sekaligus diskusi untuk nguri nguri Budoyo khusus ketoprak di Sumberejo .
Santosa ketua Pujasuma Pali memberikan dorongan dan motifasi agar budaya ketoprak di Sumberejo tetap lestari dan bisa menjadikan salah satu kas budaya Pali selain kesenian barongan atau kuda lumping.
Dan mudah mudahan nantinya di HUT Pali bisa mengadakan pagelaran kesenian Ketoprak untuk menghibur masyarakat .
Pak De Budi sebagai tokoh masyarakat dan sebagai RW di Kelurahan Talang Ubi Timur sangat senang apabila nantinya Ketoprak ini bisa di tampilkan di Pagelaran di HUT Pali dan nantinya masyarakat bisa menikmati budaya dari Jawa selain kesenian yg sangat populer yaitu Kesenian Barongan atau kuda lumping .( SAN )

