Swara45| Kota Tangerang
Ketua RW 01 Pondok Bahar tidak sungkan untuk terjun langsung melakukan fogging demi melindungi masyarakat dari ancaman demam berdarah.
H Caplin atau H Syarifudin melakukannya di permukiman padat penduduk di Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang. Sabtu 21 Agustus 2021.
Kacamata dan masker menjadi perlengkapan ‘perang’ yang wajib dipakai sebelum berjibaku melawan nyamuk DBD.
“Kita berbuat baik, tetapi pastikan kita aman. Jadi, nanti kita yang terlibat di sini harus pakai masker semua,” tutur H Syarifudin.
Ketua RW 01 tampak cekatan mengarahkan mesin fogging yang berat ke tempat-tempat nyamuk DBD bersarang.
Bukan cuma rumah-rumah warga, kebun kosong hingga selokan tak luput dari semprotan fogging-nya.
“Selokan itu sarang nyamuk. Yang ada airnya, selokan, yang becek-becek itu harus kita fogging. Kita cari titik-titik yang seperti itu,” kata H Syarifudin.
Dia menambahkan, fogging kegitan RW 01 Pondok Bahar akan terus diintensifkan untuk mencegah DBD mewabah, setiap kegiatan biaya yang keluarkan sebesar 2 juta.
“Sekarang banyak wabah demam berdarah. Jadi, pengurus RW 01 dan ketua RT Pondok Bahar membantu masyarakat dengan melakukan fogging. Saya sendiri pun turun melakukan fogging,” terang H Syarifudin.
Bahkan, ada 2 warga yang terkena DBD keluarga Hj. Batih Rt.01/01, keluarga Hj. Imas Rt.02/01 Pondok Bahar.
“Ini merupakan bagian daripada kepedulian pokok RW 01 kepada masyarakat,” kata H Syarifudin.
Kepada masyarakat, H Syarifudin berpesan agar terus menjaga kebersihan lingkungan supaya bebas nyamuk DBD.
“Kami semprotkan fogging. Mudah-mudahan warga di sini khusus nya pondok bahar merasa aman, tidak ada lagi bertambah warga dari gigitan nyamuk demam berdarah,” pungkas ketua RW 01 H Syarifudin. (Ismail/ard)
Â

