Aceh

Belum Setahun, Rabat Beton Pakai Dana Desa 2023 Dikampung Gelung Seruway Sudah Rusak

×

Belum Setahun, Rabat Beton Pakai Dana Desa 2023 Dikampung Gelung Seruway Sudah Rusak

Sebarkan artikel ini
Poto : Batu krikil bermunculan di sebagian lantai rabat beton setelah semen yang menutupi batu krikil lebur dalam hitungan bulan, Jum'at (28/1/2024).Dok : SWARA45.COM/Afrizal)
Poto : Batu krikil bermunculan di sebagian lantai rabat beton setelah semen yang menutupi batu krikil lebur dalam hitungan bulan, Jum'at (28/1/2024).Dok : SWARA45.COM/Afrizal)

SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Belum setahun dibangun, Rabat beton di Dusun Pertemuan Kampung Gelung Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang sudah rusak.

Pantuan dilokasi, Minggu (28/1/2024), rabat beton tersebut selain retak batu krikil juga bermunculan di sebagian lantai rabat beton setelah semen yang menutupi batu krikil lebur.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

Batu krikil tersebut terlihat jelas mengujam diatas sebagian lantai seperti duri sehingga dikhawatikan ban kendaraan roda dua bocor saat melintas di area jalan rabat beton tersebut.

Tidak hanya itu, dengan kondisi sedemikian rabat beton tersebut terlihat seperti sudah bertahun – tahun lama nya selesai dibangun.

Padahal, rabat beton dengan panjang 130 X 2,5 meter tersebut baru dalam hitungan bulan belum setahun lamanya selesai dibangun pakai dana desa tahun 2023 sebesar Rp100 juta lebih.

Poto : Kondisi rabat beton yang retak dan bergelombang di Dusun Pertemuan Kampung Gelung Kecamatan Seruway, Minggu (28/1/2024). Dok : SWARA45.COM/Afrizal)
Poto : Kondisi rabat beton yang retak dan bergelombang di Dusun Pertemuan Kampung Gelung Kecamatan Seruway, Minggu (28/1/2024). Dok : SWARA45.COM/Afrizal)

Selain itu, disisi kiri rabat beton dan lantai terlihat bergelombang dan tidak rata.

Seharusnya, dengan pagu sedemikian besar rabat baton tersebut dibangun sebaik mungkin atau sekuat mungkin.

Sementara, Dotok Penghulu (kepala desa) Kampung Gelung akrab disapa engah ilen, dikonfirmasi dengan singkat penyebut bahwa rabat beton tersebut rusak dilewati mobil.

“Dilanggar mobil atau dilewati mobil,”kata dia melalui via WhatsApp, Jum’at (26/1/2024).

Untuk itu, atas dasar ini, kepada penegak hukum agar kiranya melakukan peninjauan kelokasi dan pertanyakan kualitas pembangunan rabat beton tersebut.

Agar kemanfaatan dana desa dapat diresakan manfaatnya oleh masyarakat dalam waktu jangka yang panjang dan tidak untuk diri pribadi yang mengatas namakan masyarakat.[Afrizal]

Berikan Komentar