“Kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa,”kata Pj Bupati Asra.
SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Pj. Bupati Aceh Tamiang Drs. Asra, mengatakan, kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa.
Hal tersebut dikatakanya saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 di Pendopo Bupati setempat, Rabu 4 September 2024.
“Kualitas anak dan generasi muda sangat menentukan tingkat kemajuan bangsa,”kata Pj Bupati Asra.
“Anak yang hari ini kita persiapkan akan menentukan 30 tahun ke depan. Bagaimana anak ini tumbuh dan berkembang”,tambahnya.
Peringatan HAN ke-40 tersebut dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”
Diketahui, perayaan yang diperingati setiap tahun di Indonesia pada tanggal 23 Juli bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemenuhan hak dan perlindungan anak sebagai bagian dari upaya pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.
Pj. Bupati Asra menuturkan, tema ini mencerminkan pentingnya melindungi anak-anak sebagai kunci kemajuan bangsa di masa depan.
Dijelaskannya, setiap anak perlu memperoleh perlindungan dan terpenuhi hak-haknya. Upaya membangun karakter anak merupakan sebuah kewajiban berkelanjutan yang hasilnya akan terlihat dimasa depan.
Dia juga mengajak para orang tua agar kiranya untuk dapat bangun semangat baru dalam membangun bangsa melalui upaya pemenuhan dan perlindungan anak di seluruh Indonesia demi mewujudkan Indonesia Layak Anak Tahun 2030 dan Indonesia Emas 2045.
Selain itu, Pj Bupati Asra juga berpesan pada seorang Ibu untuk memiliki ilmu yang mumpuni.
Sebab, kata dia, keberhasilan seorang anak terletak pada seorang Ibu.
“Jadilah kita sebagai orang tua yang dapat memberikan perhatian yang penuh tanggung jawab dan memberikan segala yang terbaik untuk anak-anak kita”, ucapnya.
“Anak baik lahirlah pemimpin yang baik”, pungkasnya.
Sementara itu, Pj. Ketua Bunda PAUD, Ns. Murniati, S.Kep juga mengatakan, Peringatan Hari Anak Nasional selalu dirayakan dengan kegiatan-kegiatan positif, kreatif, bermakna, dan partisipatif dari Anak dan untuk Anak.
Dia menjelaskan, penyelenggaraan HAN ini, kata dia, bertujuan sebagai bentuk penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa dan diharapkan kedepannya sudah tidak ada lagi kekerasan terhadap anak.
“Saya berharap Anak Usia Dini di Kabupaten Aceh Tamiang tercinta ini dapat tumbuh menjadi Anak yang sholeh dan sholehah serta memiliki akhlakul Karimah yang baik”, kata Pj. Ketua Bunda PAUD tersebut.
Murniati juga menghadirkan Mobil Perpustakaan Keliling dengan harapan Anak-anak Usia Dini kita lebih mengenal apa itu perpustakaan keliling dan mengenalkan buku-buku agar menarik minat baca dalam diri mereka kelak.
Dia juga menyebut, upaya ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Nasional GERNASBAKU yang sudah di Sosialisasikan sejak Tahun 2019.
Usai pelaksanaan kegiatan, Ia juga mengungkapkan, anak-anak beserta gurunya akan melakukan mini tour di Pendopo untuk mengenal kediaman Bupati bersama keluarga selama bertugas.
Sementara, dari laporan Ketua Panitia, Nana Yulita, menyampaikan, dalam momen ini diselenggarakan tiga perlombaan, yakni; Lomba Adzan, Lomba Surah Pendek dan Lomba sehari-hari yang diikuti sebanyak 72 anak yang berasal dari perwakilan 12 Kecamatan.
Momen Peringatan Hari Anak Nasional ini, dimaknai sebagai kepedulian keseluruhan bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi Lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.
Sehingga, akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air.
Aceh Tamiang berupaya mendukung pencapaian 6 (enam) Kemampuan pondasi bagi perkembangan Anak Usia Dini, agar komitmen Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan dapat berhasil guna dan tepat sasaran.[Afrizal]

