Swara 45, Serang – Proyek betonisasi jalan di Kampung Jati Cilik RT/10/04 Desa Cakung Kecamatan Binuang Kabupaten Serang, Banten diduga dikerjakan asal jadi.
Pasalnya, proyek betonisasi ini diketahui baru tiga hari selesai dikerjakan sudah terlihat pecah retak dan bolong.
Wakil Ketua RJN (Ruang Jurnalis Nusantara ) DPC Kabupaten Tangerang Heri Opung mengatakan, seorang anak kecil pun tahu kalau pekerjaan tersebut kurang berkualitas dan kurang profesional.
“Mang arep ngedeleng dedalan yah, ia kuh mang mbeke telung Dina uis pecah retak, bolong maning”, ucap Heri Opung Wakil Ketua RJN DPC Kabupaten Tangerang, sambil menirukan ucapan anak kecil yang berkata kepadanya dengan menggunakan logat Jawa Serang. Sabtu (12/6/2021).
Heri menjelaskan, tim RJN DPC Kabupaten Tangerang telah mencoba menghubungi Kepala Desa Cakung Kecamatan Binuang Kabupaten Serang, Banten yakni H. Arsawi via telpon seluler untuk mengkonfirmasi terkait proyek tersebut, akan tetapi kepala desa itu tidak merespon atau memberikan jawaban satu patah kata pun.
“Saya dan tim RJN mencoba menghubungi Kepala Desa Cakung H. Arsawi via telpon seluler untuk mengkonfirmasi pekerjaan proyek itu. Akan tetapi H. Arsawi ini tidak merespon atau tidak memberikan jawaban satu patah katapun. Ketika ditemui secara langsung pun di Kantor Desa Cakung. H. Arsawi malah pergi meninggalkan tim RJN, seolah – olah enggan memberikan penjelasan terkait proyek tersebut.”, jelasnya.
Sampai berita ini ditayangkan tim RJN dan awak media swara45.com belum sempat mengkonfirmasi Camat Binuang H. Syafrudin Dahlan terkait proyek betonisasi jalan di Desa tersebut. (Ryn)

