SWARA45.COM, KUALASIMPANG – Kepedulian warga terhadap tetangga sangat penting. Demikian simpulan yang disampaikan Pj. Bupati Aceh Tamiang, Dr. Drs. Meurah Budiman, SH, MH, saat menyambangi sejumlah warga dengan kondisi miskin ekstrem di Kampung Suka Mulia, Sapta Jaya, Rantau, Selasa (24/10/23) sore.
“Kepedulian sesama itu terbangun dari kepekaan sosial kita. Saya kira ini salah satu solusi penting dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di daerah kita,” ucap Pj. Bupati Meurah.
Dikatakan Pj. Bupati Meurah, sebenarnya umat Islam sudah diajarkan bahwa kesusahan tetangga itu menjadi tanggung jawab tetangganya. “40 orang di sekeliling lingkungan kita itulah tetangga kita. Bila ada kesusahan, sakit, musibah, dan keadaan lain yang memerlukan bantuan, maka kita selaku tetangganya itu berkewajiban membantu. Tetanggaku tanggung jawabku! Ini poinnya,” urainya lagi.
Menyahuti pesan Pj. Bupati tersebut, Datok Penghulu Suka Mulia, Hermansyah, yang didampingi Camat Rantau, M. Hans Martha Kesuma, Sekcam, Citra Dewi, dan aparatur kampung menjelaskan, amanat Pj. Bupati ini menjadi atensi penting pihaknya. Karenanya, ia selaku Datok bersama aparatur kampung menggerakkan warga membangun kepedulian sesama.
“Alhamdulillah sudah kami lakukan arahan Pak Pj. Bupati. Pihak kecamatan juga aktif mendorong supaya kita aktif membangkitkan lagi kepekaan sosial kita, supaya budaya gotong royong kita tidak hilang tergilas zaman, termasuk untuk membantu sesama warga yang kondisinya tergolong miskin dan miskin esktrem ini Pak,” sambung Herman.
Dalam kunjungan itu, Pj. Bupati Meurah yang didampingi Ketua TP-PKK, Zuraidah Meurah, turut disuguhkan buah Jeruk Pomelo (Citrus maxima) atau yang biasa disebut Jeruk Bali, yang memang banyak terdapat di tiap halaman warga. Ketua TP-PKK, Zuraidah Meurah, bahkan sempat memberikan semacam penerangan teknik sederhana perawatan tanaman secara umum kepada warga yang berada di sekitar Kantor Datok.
Sebelum bertolak, Pj. Bupati Meurah bersama Zuraidah secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako dan uang tunai kepada tiga orang warga dengan kondisi ekstrem di Kantor Datok Penghulu setempat.
Dalam kunjungan itu, masih ikut dalam rombongan, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesra, Muslizar, Asisten Perekonomian & Pembangunan Catur Haryati, Kabag Prokopim, Azwanil Fakhri, Camat unsur Forkopimcam dan jajaran Kantor Camat, sejumlah Datok Penghulu dalam Kecamatan Rantau, serta Kepala BPP dan sejumlah Penyuluh Pertanian yang bertugas di wilayah kerja Rantau.[Afrizal]

