Badak Banten Apresiasi WalkOut Anggota Dewan Fraksi Gerindra Soal RAPBD Lebak Tahun 2020 - Swara45.Com    

Home / Lebak

Kamis, 21 November 2019 - 19:45 WIB

Badak Banten Apresiasi WalkOut Anggota Dewan Fraksi Gerindra Soal RAPBD Lebak Tahun 2020

Badak Banten Apresiasi WalkOut Anggota Dewan Fraksi Gerindra Soal  RAPBD Lebak Tahun 2020

Badak Banten Apresiasi WalkOut Anggota Dewan Fraksi Gerindra Soal RAPBD Lebak Tahun 2020

Suara45.com-Ketua Ormas DPD Badak Banten Kabupaten Lebak Eli Sahroni mengapresiasi sikap anggota Fraksi Partai Gerindra yang walkout saat sidang paripurna pengesahan RAPBD tahun 2020.Hal itu di sampaikan atas dasar adanya penolakan dari fraksi gerindra soal usulan kenaikan honor harian kunker anggota dewan dari 950 menjadi 1,5 perhari, dan biaya transportasi juga dana perumahan di pengesahan APBD.

“Dengan kondisi APBD Lebak yang defisit 35 milyar, seharusnya anggota dewan lebih memikirkan soal pembangunan untuk kepentingan rakyat, bukan menaikkan anggaran untuk kepentingannya “kata Eli Sahroni kepada media ini,Kamis (21/11/2019).

Eli menilai kenaikan tersebut sangat pantastis biasa 26 miliyar kini bertambah menjadi 34 miliyar artinya ada penambahan sebesar 8 miliyar.

“ini sangat pantastis anggaran untuk anggota dewan lebak mencapai 34 milyar,coba bayangkan dengan kenaikan sebesar 8 miliyar itu di pakai membangun atau merehab puluhan gedung sekolah dasar dan membuat puluhan jembatan gantung itukan sangat beanfaat buat rakyat”ujar Eli.

Masih kata Eli Soal kenaikan honor kunker yang sudah di sahkan itu belum dikatakan sah karena mnurutnya masih ada kewenangan gubernur banten untuk mengevaluasi RAPBD artinya bisa di batalkan oleh gubernur banten

Baca Juga..!!  Ketua DPD Lebak Badak Banten Desak Kejari Lebak Segera Lakukan Langkah Hukum Soal Lapdu DPMD

“Oleh karena itu badak banten lebak meminta gubernur banten untuk mengevaluasi dan mencoret RAPBD yang kepentingan nya hanya untuk anggota dewan menambah isi kantongnya”pungkasnya.

Sementara itu di lansir dari TOP TIME ID saat Rapat Paripurna berlangsung, Wakil Ketua DPRD Lebak, Ucuy Mashuri nampak heran saat beberapa anggota DPRD dari Fraksi Gerindra menolak usulan mobil dinas untuk 3 pimpinan DPRD Lebak di Raperda 2020. Pasalnya kata Ucuy di Raperda 2020 tidak ada usulan untuk membeli mobil dinas pimpinan dewan seperti yang disebutkan fraksi Gerindra.

“Saya juga bingung, yang dipersoalkan teman-teman dari Gerindra ini info darimana? Saat pembahasan dengan TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah- red) Gerindra tidak ada,” kata Ucuy.

Ucuy juga menyindir entah darimana info yang diterima Fraksi Gerindra.

“Entah info ghoib darimana,” sindirnya.

Salah satu anggota DPRD dari fraksi PKB, Acep Dimyati pun menceletuk.

“Mungkin Gerindra kemakan hoax,” celetuk Acep yang disambut dengan tawa dari anggota dewan lainnya.

Dalam rapat yang dipimpin oleh Ketua DPRD Lebak, Dindin Nurohmat didampingi Ucuy Mashuri (wakil ketua), Junaedi Ibnu Jarta (wakil ketua) sedangkan dari unsur eksekutif hadir Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi.

Baca Juga..!!  Ini Hasil RDP Badak Banten Dengan DPRD Soal Tambak Udang

Rapat sempat diskorsing selama 10 menit karena fraksi Gerindra meminta waktu untuk melakukan lobi-lobi.

Semua fraksi yang hadir, kecuali Gerindra meminta RAPB 2020 ditetapkan.

Anggota DPRD dari Partai Gerindra menyatakan walk out kerena menolak anggaran mobil dinas untuk 3 Wakil Ketua dewan.

Namun kendati juga berasal dari Partai Gerindra, Ketua DPRD yang berasal dari Partai Gerindra, Dindin Nurohmat tidak ikut walk out dan tetap melanjutkan memimpin rapat.

Beberapa anggota Fraksi Gerindra ketika dikonfirmasi terkait walk out saat paripurna beralasan, sikap itu sebagai bentuk penolakan dimasukannya anggaran pembelian mobil pada saat kondisi keuangan sedang defisit.

“Intinya kita menolak pembelian mobil dinas untuk pimpinan,” kata Agil.

Ketika dikonfirmasi bahwa pernyataan wakil ketua dewan yang heran dengan usulan pengadaan mobil pimpinan yang mana yang dimaksud Gerindra karena tidak ada dalam Raperda yang akan ditetapkan, Agil mengaku bahwa usulan pembelian itu ada.

Senada dengan Agil, anggota Gerindra lainnya, Bambang menyayangkan dalam kondisi APBD yang defisit ada pembelian mobil dinas.

“Perlu digali defisitnya sebenarnya dimana,” tandasnya.

Share :

Baca Juga

Cipkon Polres Lebak Amankan Ratusan Miras Dan Pasangan Bukan Suami Istri

Lebak

Cipkon Polres Lebak Amankan Ratusan Miras Dan Pasangan Bukan Suami Istri

Lebak

Saat Di Perbaiki Jembatan Di Lebak Ambruk 9 Orang Nyaris Hanyut
Korban Kebakaran Di Desa Cisimet Belum Dapat Perhatian Dari Pemerintah

Lebak

Korban Kebakaran Di Desa Cisimet Belum Dapat Perhatian Dari Pemerintah

Lebak

Aktivis Komunitas Kaloncing Tolak Direktur Dan Pengawas PDAM

Lebak

Fraksi PPP Tolak Pencairan Bantuan Dana Hibah Bansos Keagamaan Kabupaten Lebak

Lebak

Secara Aklamasi, Kuncoro Terpilih jadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak
Bupati Lebak Wujudkan Lebak Jadi Kota Layak Anak

Lebak

Bupati Lebak Wujudkan Lebak Jadi Kota Layak Anak
PKBM Hati Nurani Tingkatkan SDM Dengan Cara Berantas Buta Aksara

Lebak

PKBM Hati Nurani Tingkatkan SDM Dengan Cara Berantas Buta Aksara