Berita

Atasi Stunting Di Lebak, TNI Bangun Sarana Air Bersih 

×

Atasi Stunting Di Lebak, TNI Bangun Sarana Air Bersih 

Sebarkan artikel ini

SWARA45.COM-Tentara Nasional Indonesia (TNl) membangun sarana air bersih dan sanitasi di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten untuk mengatasi stunting atau kekerdilan anak akibat gagal tumbuh.

“Pembangun sarana air bersih itu melalui pompanisasi dengan sistem gratifikasi tanpa menggunakan aliran listrik,”kata Komandan Kodim 0603 Lebak Letkol Arh Erik Novianto di Lebak, Kamis.

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

TNI berkomitmen untuk membantu penanganan prevalensi angka stunting di Kabupaten Lebak di antaranya pembangunan sarana air bersih.

Dimana penyebab stunting itu, di antaranya masyarakat tidak memiliki ketersediaan sarana air bersih dan sanitasi.

Karena itu, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2022 membangun sarana air bersih dan sanitasi di Kecamatan Cipanas, Sajira dan Malingping.

“Kami kedepan menargetkan pembangunan sarana air bersih dan sanitasi di daerah rawan air bersih di 28 kecamatan,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, TNI juga mengoptimalkan penyuluhan kepada masyarakat agar anak-anak yang teridentifikasi positif stunting dapat ditangani oleh bapak asuh.

Saat ini, program bapak asuh di Kabupaten Lebak sudah terbentuk dan memiliki konsep, setiap donatur akan membantu anak-anak asuhnya yang terkena stunting dari keluarga tidak mampu.

Mereka bapak asuh itu memberikan dana yang nantinya dikelola oleh tim Tenaga Pendamping Keluarga (TPK) untuk membuat makanan yang sehat dengan gizi seimbang dan nutrisi.

Para bapak asuh itu di antaranya terdiri dari bupati, wakil bupati maupun pejabat Forum Pimpinan Daerah (Forpinda).

“Kami meyakini program bapak asuh dapat terpenuhi asupan gizi seimbang dan nutrisi, sehingga bisa terbebas dari stunting,” katanya menegaskan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak dr Nurul Isneini mengatakan pihaknya sangat mendukung program bapak asuh untuk mengatasi prevalensi angka stunting, sehingga dapat terpenuhi asupan gizi dan nutrisi.

Saat ini, jumlah anak bawah lima tahun (balita) yang mengalami stunting di Kabupaten Lebak tercatat 5.596 orang berdasarkan laporan Juni 2022 dari sebelumnya 6.495 orang dengan total 101.073 anak.

“Kami optimistis Lebak bisa terbebas stunting melalui program bapak asuh,” katanya. (1K)

Berikan Komentar