Berita

Asep Ruzmin : Pembangunan Rabat beton Desa Cibarani hanya habiskan Rp.66.000.000

×

Asep Ruzmin : Pembangunan Rabat beton Desa Cibarani hanya habiskan Rp.66.000.000

Sebarkan artikel ini

Swara45 | Pembangunan Rabat beton yang berlokasi di Kampung Nangka Berit Desa Cibarani Kecamatan Cirinten Hanya habiskan dana Rp.66.000.000,dana tersebut bersumber dari Bantuan Provinsi (Ban-Prov) dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) dengan waktu pelaksanaan 90 hari kalender,Padahal dana Bantuan Provinsi tersebut besaranya mencapai Rp.100.000 dengan peruntukan selain infrastruktur juga ke MCK atau Pos Yandu,4/12/24.

Asep Ruzmin selaku pemerhati pembangunan di Kabupaten Lebak sekaligus sebagai pengurus DPC di gerakan anak Siliwangi (Ganas) Kabupaten Lebak mengatakan, terkait pembangunan rambat beton Desa Cibarani yang menggunakan anggaran Bantuan propinsi Banten atau Banprop senilai anggaran Rp.100 Juta sangat disayangkan pembangunan rambat beton tersebut di papan informasi tidak di sebutkan volumenya hanya nilai anggaran saja itu pun nilainya hanya Rp.66.juta

AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV
deskripsi
AKRILIK/PAPAN TANDA CETAK UV

“Tidak cuma itu, menurut Asep anggaran Banprov senilai Rp 100 juta tersebut, diduga tidak sesuai dengan hasil pembangunannya. Karena berdasarkan perhitungannya, anggaran sebesar itu mestinya volume pisik rambat beton lumayan panjang.

“Anggaran Rp 100 juta itu sangat istimewa sekali. Hasilnya juga pasti memuaskan/maksimal. Tapi yang kami lihat di desa Cibarani, justru sebaliknya. Jauh dari harapan. Kami menduga ada permainan anggaran yang mengarah pada perbuatan melanggar hukum seperti mark up anggaran dan perbuatan penyalahgunaan kewenangan,” tegasnya.

Bukan itu saja, Asep juga menduga, adanya upaya perkeliruan dalam pemberkasan terkait laporan pekerjaan yang disinyair berbau perbuatan melawan hukum yang mengacu pada pemalsuan data. Asep selaku pemerhati pembangunanan , meminta kepada Inspektorat, Aparat Penegak Hukum (APH) agar mengaudit ulang anggaran dana Desa Cibarani tahun 2024 Karena ia menduga banyaknya penyimpangan yang dilakukan oleh pemerintah desa tersebut.

“Kami sebagai pemerhati pembangunan pemerintah, juga akan melakukan investigasi terkait pekerjaan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Cibarani sepanjang tahun 2024. Karena kami telah menerima informasi ataupun aduan yang katanya pembangunan di desa Cibarani diduga tidak transparan dan jauh dari harapan,” pungkasnya.

Kasi Ekbang Desa Cibarani ketika di Konfirmasi terkait dana Bantuan Provinsi (Banprov) melalui WhastApp,tidak memberikan jawaban. (JmR)

Berikan Komentar