SWARA45.COM-Aktivis Pemuda Peduli Lingkungan Dan Pembangunan Banten (P2LPB) Johan Fath meminta kepada dinas terkait agar segera melakukan penertiban limbah rongsokan di tengah permukiman warga, tepatnya di Kampung Cimesir 01 Desa Rangkasbitung timur.
“Saya minta agar dinas terkait segera melakukan cek lapangan dengan adanya Lokasi limbah rongsokan yang berada di tengah permukiman warga , agar dampak limbah itu tidak perpengaruh terhadap kesehatan warga setempat dan tidak terjadi kebakaran,karena limbah rongsokan tersebut sudah bertumpuk hingga ke bahu jalan raya,”Tutur Johan.
Masih kata Johan,ia khawatir hal itu akan berpengaruh terhadap kesehatan warga setempat seperti demam berdarah ( DBD).
Menurut warga setempat yang namanya minta dirahasiakan mengaku terkena dampak dari limbah tersebut, apalagi jarak lokasi limbah berada di sekitar warga.
“Jarak limbah kerumah saya hanya berjarak 200 meter,baunya tercium banget dan jika musim hujan air limbah mengalir ke permukiman dan berbau busuk dan juga bising ketika mesin penghancur botol Aqua sedang dioperasikan” Ujar warga tadi.
Pemilik limbah ketika hendak dikonfirmasi wartawan selalu menghindar.
Menanggapi hal tersebut Kepala desa Rangkasbitung timur,Udi ketika dikonfirmasi melalui Telpon Seluler mengaku baru mengetahui adanya aktivitas limbah rongsokan yang berada di tengah pemukiman warga.
“Saya baru tahu kalau di tengah permukiman warganya ada limbah yang bertumpuk dan dalam waktu dekat saya akan memanggil ketua RT 01 Kampung Cimesir untuk diminta keterangannya, kata Udi.(JmR)

